Monthly Archives April 2013

Edelweis; Si Bunga Abadi Yang Terlarang

Anaphalis javanica, yang dikenal secara populer sebagai Edelweiss jawa (Javanese edelweiss), adalah tumbuhan endemik zona alpina/montana di berbagai pegunungan tinggi Nusantara. Tumbuhan ini dapat mencapai ketinggian 8 m dan dapat memiliki batang sebesar kaki manusia walaupun umumnya tidak melebihi 1 m. Tumbuhan ini sekarang dikategorikan sebagai langka. Edelweis merupakan tumbuhan pelopor bagi tanah vulkanik muda di hutan pegunungan dan mampu mempertahankan kelangsungan hidupnya di atas tanah yang tandus, karena mampuMore

Menggapai Atap Jawa Barat Mt. Ciremai 3078mdpl

Satu dari sekian banyak cerita suka dan duka ketika berpetualang merambah pesona alam dibumi indonesia ini memang seakan tiada hentinya untuk tak bosan diceritakan, cerita kali ini aku akan berbagi kisah dan pengalaman seputar pendakianku bersama seorang sahabat baik Rizal Hasrul Sidiq yang merupakan teman sekelasku sendiri dibangku perkuliahan. Meskipun disela-sela kesibukan kami sebagai seorang mahasiswa namun kami berkesempatan dalam liburan akhir pekan kali ini untuk mempersiapkan perjalanan pendakian kami menggapai atap tertinggi jawa barat, Puncak Sunan Mataram Gunung Ciremai yang memiliki ketinggian 3078mdpl (Meter diatas permukaan laut) ekspedisi perjalanan kali ini dilakukan hanya oleh kami berdua, dengan mengunakan jalur yang cukup populer dikalangan para pendaki sendiri yakni melalui jalur Linggardjati di daerah KuninganMore

Jadilah Pendaki yang Santun

Jadilah pendaki gunung yang santun dalam perlakuan terhadap alam terutama gunung yang sedang didaki. Sebuah hal yang teramat sulit kita temui pada era sekarang ini, karena terlampau banyak pendaki gunung yang berkegiatan di alam terbuka karena hanya ingin di anggap pecinta alam. Hanya itu saja? Nama itu saja? Pecinta alam atau siapa saja yang menyukai kegiatan di alam bebas seharusnya mengetahui bagaimana harus bersikap dan berperilaku yang santun saat berada di dalam hutan atau alam terbuka di wilayah pegunungan. Bahkan yang tidak pernah berfikir untuk mendekati hutan sekalipunMore

Mekanisme Pendakian TNGC

Taman Nasional Gunung Ciremai merupakan salah satu kawasan pelestarian alam yang dikelola dengan sistem zonasi dan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, pariwisata dan rekreasi. TNGC memiliki potensi flora, fauna, bentang alam dan gejala alam yang menarik dan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pariwisata alam yang salah satunya dilakukan melalui kegiatan pendakian GunungMore
11artikel

Ikan Dewa

Salah satu spesies unik dan penting yang hidup di kolam air dalam ODTWA Cibulan adalah Ikan Dewa. Ikan ini di daerah Jawa Barat memiliki nama lokal sebagai Ikan kancra bodas (Labeobarbus douronensis) yang merupakan ikan air tawar endemik yang hanya hidup di wilayah Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Secara umum ikan kancra bodal/ikan dewa memiliki gambaran morfologi yang mirip dengan ikan mas. Karakteristik utama dari genus Labeobarbus adalah keberadaan dan ukuran cuping pada bibir bawah untuk membedakan denganMore
45artikel

Inventarisasi Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas) di Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai

Setelah Harimau Jawa (Panthera tigris sundaica) secara keilmuan dinyatakan punah pada tahun 2003, Macan tutul Jawa (Panthera pardus melas) merupakan satu-satunya jenis dari keluarga kucing besar yang masih hidup di Pulau Jawa meskipun statusnya di alam liar tidak menggembirakan, dimana IUCN menyebutkan bahwa status Macan tutul Jawa adalah kritis, yang artinya peluang untuk punah di alam sangat tinggi jika tidak segera dilakukan langkah-langkah penyelamatan terhadap spesies tersebut. Dengan ukuran tinggi antara 60-90 cm dan panjang tubuh 90-130 cm, Macan tutul mejadi obyek yang mudah terlihat dan rawan untuk diburu karena harganya yangMore
17macan-tutul

Macan Tutul, Identitas Fauna Jawa Barat

Macan Tutul (Panthera pardus) ditetapkan sebagai Identitas Fauna Jawa Barat menggantikan Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomo 27 Tahun 2005 tanggal 20 Juni 2005. Tujuan penetapan identitas fauna Jawa Barat ini adalah : Meningkatkan rasa ikut memiliki dan menanamkan kebanggan terhadap suati jenis tumbuhan dan satwa sebagai bagian dari upaya melestarikan plasma nutfah Meningkatkan kesadaran masyarakat agar dapat berperan serta aktif dalam upaya pelestarian keberadaannya Sebagai sarana meningkatkan promosi kepariwisataan daerah Sebagai sarana untuk mendorong perkembangan industri daerah Macan Tutul atau dikenal Macan Jawa merupakan satu-satunyaMore

Faktor Lingkungan Penyebab Kebakaran Hutan

42artikelKebakaran yang terjadi di alam/hutan sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan. Faktor-faktor ini mempengaruhi ketersediaan dari unsur-unsur yang ada di segitiga api. Ada tiga faktor lingkungan yang biasa disebut “fire environment triangle”. yang mempengaruhi perilaku api yang menyebabkan kebakaran hutan, yaitu:  bahan bakar, cuaca dan topografi (Roy, 2003).

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai tiga faktor

More

Pencanangan Hari Bakti Rimbawan 2013

Pada tanggal 16 Maret 2013 yang lalu bertepatan dengan Hari Bakti Rimbawan Tahun 2013 telah dilaksanakan pencanangan Restorasi Kawasan TNGC dengan menggunakan Metode Miyawaki. Kegiatan restorasi dilaksanakan pada areal seluas 1 hektar di Blok Bintangot, Desa Seda, Kabupaten Kuningan yang termasuk pada wilayah kerja Resort Mandirancan SPTN I Kuningan. Metode Miyawaki telah banyak dilakukan di Jepang dan di belahan dunia lainnya yang dilakukan untuk merestorasi lahan/hutan terdegradasi dan telah terbukti sebagai metode tercepat yang dapat menjamin pertumbuhan tanaman berdasarkan pada prinsip ekologi. Tumbuhan ditanam pada kepadatan yang tinggi sehingga setiap tanaman berkompetisi untuk mendapatkan sumber daya (cahaya matahari dan nutrisi) More

“Situs Pangeran Cakrabuana di Kaki Gunung Ciremai”

Situs ini tepat terletak di perbatasan tanah desa dengan kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai yaitu di pintu masuk pendakian Jalur Linggasana. Secara administratif pemerintahan terletak di Desa Linggasana Kec. Cilimus Kab. Kuningan Prov. Jawa Barat. Akses menuju Situs Pangeran Cakrabuana sangat mudah yaitu dari pertigaan jalan menuju kawasan obyek wisata linggarjati lurus terus sampai ujung aspal. Menurut cerita masyarakat setempat, Pangeran Cakrabuana beserta pengikutnya membuat situs ini ketika hendak menyepi di Gunung Ciremai. Situs Pangeran Cakrabuana merupakan bentuk Lingga-Yoni tanpa tulisan yang dikelilingi batu-batu kecilMore