Berpetualang di Lembah Cilengkrang

77cilengkrang.jpg1

Lembah Cilengkrang merupakan salah satu Obyek Daya Tarik  Wisata Alam (ODTWA) yang termasuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai. Secara administratif pemerintahan, Lembah Cilengkrang berbatasan dengan Desa Pajambon Kec. Kramatmulya Kab. Kuningan, Jawa Barat. Kawasan ini berupa Lembah sempit dan memanjang yang diapit oleh bukit bernuansa hutan hujan tropis. ODTWA tersebut di kelola oleh Balai TNGC bekerjasama dengan Kelompok Penggerak Pariwisata (KOMPEPAR) Pajambon yang merupakan salah satu masyarakat penggiat konservasi.

Akses ke Lokasi

ODTWA Lembah Cilengkrang berada pada titik koordinat 6056’05.27”S dan 108026’20.63T. Untuk menuju lokasi dapat dicapai dengan kendaraan umum dan pribadi akses sebagai berikut :

  1. Dari arah Kuningan menuju Pasar Krucuk lalu belok kiri kemudian ikuti jalan tersebut dan perhatikan plang penunjuk arah
  2. Dari arah Cirebon menuju Pasar Krucuk lalu belok kanan kemudian ikuti jalan tersebut dan perhatikan plang penunjuk arah

Fasilitas

  1. Shelter
  2. Toilet
  3. Mushola
  4. Kantin
  5. Tempat parkir kendaraan roda empat & roda dua

Daya Tarik

  1. Bumi Perkemahan/Camping Ground
  2. Air Terjun
  3. Air Panas
  4. Pemandangan Alam
  5. Kesejukan Udara

Petualangan

Sesampainya di tempat parkir, anda akan menaiki beberapa anak tangga yang menuju pintu gerbang kemudian menyusuri jalan setapak. 20 meter kemudian disebelah kanan jalan terdapat petilasan Pangeran Arya Kemuning yang merupakan salah satu tokoh penting sejarah bagi masyarakat Kabupaten Kuningan. Bila anda berkenan dapat menengoknya terlebih dahulu.

Perjalanan dilanjutkan menyusuri jalan setapak berkelok-kelok namun cukup datar. 100 meter kemudian akan dijumpai plang taman nasional gunung ciremai. Tempat ini sangat cocok untuk berfoto bersama dengan latar belakang Lembah Cilengkrang. Kembali menyusuri jalan setapak dengan di sebelah kiri menjulang dinding bukit dan sebelah kanan sungai curam dengan pemandangan yang luar biasa. Tak lama berselang sampailah anda di Pos Pembelian Tiket yang harganya relatif terjangkau yaitu Rp. 6000 rupiah sudah termasuk asuransi. Disini terdapat anda dapat beristirahat sejenak dan menyantap snack dan minuman yang tersedia di kantin. Bila membutuhkan informasi atau jasa guide, jangan ragu untuk bertanya kepada penjada loket tiket masuk.

Setelah selesai beristirahat  anda dapat melanjutkan perjalanan. Inilah awal petualangan anda akan segera dimulai. 10 meter dari pos pembelian tiket, bila hari sedang cerah antara pukul 10-12. Arahkan mata anda atau sebaiknya gunakan teropong ke arah kanan atas dan kiri atas, maka akan terlihat Elang Jawa (Nisaetus bartelsi). Bila melanjutkan perjalanan, anda akan tiba di hutan Pinus (Pinus merkusii) menyejukan dengan udara segarnya dan angin yang bertiup diantara pucuk-pucuknya menimbulkan suara yang khas. Disini juga merupakan tempat Bumi Perkemahan.

Lanjutkan perjalanan anda dengan menuruni anak tangga untuk menjumpai sungai kecil namun memiliki arus deras dan airnya jernih. Sebrangi sungai itu dengan melewati jembatan alami. Rasakan juga airnya yang dingin dan menyejukan. Kemudian anda akan melewati hutan hujan tropis yang diapit oleh dua bukit yang menjulang. Akar-Akan pohon yang menggelantung menambah seru menemani petualangan anda.

15 menit kemudian tibalah anda di ujung klimaks dengan tersajinya curug (air terjun) alami setinggi 30 meter. Cipratan air terjun juga dapat dipergunakan sebagai pijatan pada punggung anda. Tentunya jangan melewatkan momen untuk berfoto bersama. Bila kaki anda terasa pegal-pegal, langsung saja berendam sepuasnya di kolam air panas alami yang tersedia. Dengan seketika pegal-pegal akan terasa teroabati. Bila anda masih berkenan menyaksikan air terjun yang kedua, tanyakan ke petugas. Tepatnya ke arah kanan menyusuri jalan setapak tidak jauh dari lokasi air terjun pertama. Di air terjun kedua ini, bila anda beruntung maka akan menyaksikan pelangi.

Untuk arah pulang, anda tinggal mengikuti jalan yang tadi dilewati.

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: