Pendakian Bersama Peduli Ciremai II

Ini merupakan kali kedua  bagi Komunitas Pecinta Gunung Kuningan melakukan kegiatan aksi bersih atau sapu gunung di Jalur Pendakian Linggarjati. Tahun sebelumnya juga telah dilaksanakan kegiatan serupa di jalur yang sama.

Seperti telah diberitahukan sebelumya bahwa memang terdapat tumpukan-tumpukan sampah anorganik di sejumlah titik pada jalur pendakian. Pemberitahuan serupa juga di laporkan oleh para pendaki melalui facebook. Oleh karena itu, Komunitas Pecinta Gunung Kuningan (KPGK) tergerak hatinya untuk mewujudkan keinginannya melalui kegiatan ini. Kegiatan Pendakian Bersama Peduli Ciremai II Tahun 2013 ini telah lama direncanakan jauh-jauh hari sebelum pelaksanaannya melalui sosial media facebook. Komunitas Pecinta Gunung Kuningan (KPGK)merupakan facebookers dalam grup facebook Balai Taman Nasional Gunung Ciremai yang beranggotakan orang-orang yang memiliki kepedulian terhadap pengelolaan TNGC terutama mengenai hal pendakian. Anggotanya tidak hanya berasal dari Kuningan saja, melainkan dari daerah lain juga banyak.

Pelaksanaan

Setelah melakukan koordinasi, mengajukan proposal dan melaksanakan presentasi rencana kegiatan maka diputuskan Balai TNGC mendukung Kegiatan Pendakian Bersama Peduli Ciremai II Tahun 2013 sebagai salah satu pembinaan terhadap Kelompok Pecinta Alam.

Tepat tanggal 24 Mei 2013 Kegiatan Pendakian Bersama Peduli Ciremai II Tahun 2013 dibuka dan dilakukan pelepasan peserta sebanyak hampir 300 orang oleh Kepala Balai TNGC, Ir. Dulhadi.

Para peserta dibagi menjadi kelompok-kelompok sebanyak 10 orang per kelompok. Setiap peserta diberikan 1 karung ukuran 25 kg untuk mengangkut sampah anorganik. Sampah-sampah anorganik tersebut berada dan berserakan di pos-pos pendakian sepanjang jalur akibat ulah para pendaki yang “lupa” tidak membawanya.

Untuk panitia tentunya mereka telah standby di tiap pos sepanjang jalur pendakian. Panitia berangkat terlebih dahulu untuk memantau dan memastikan keamanan para peserta. Panitia membuat tenda, menyiapkan logistik dan tidak lupa obat-obatan di tiap pos pendakian.

Di hari kedua (25/05/2013) para peserta menginap di tenda-tenda yang telah disiapkan panitia di Pos Pangasinan dan sekitarnya.

Keesokan harinya tepatnya dini hari para peserta bergegas menuju puncak untuk menikmati keindahan sunrise di puncak tertinggi Jawa Barat, 3078 mdpl. Puas menyaksikan sunrise, kegiatan mengumpulan sampah anorganik pun dimulai dari puncak sampai ke pos paling bawah, Pos Cibunar. Antusiasme peserta tidak berkurang walaupun tenaga mereka telah terkuras ketika mencapai puncak. Mereka mengusahakan sebersih mungkin memasukan sampah anorganik ke karung.

Hasilnya

Luar biasa menggembirakan tentunya setelah semua peserta turun di hari ketiga (26/05/2013) dengan membawa puluhan karung berisi sampah anorganik. Kertika dihitung jumlahnya mencapai 69 karung penuh berisi sampah anorganik. Kemudian sampah anorganik tersebut diangkut oleh mobil pengangkut sampah dari Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kab. Kuningan untuk selanjutnya di buang ke TPA.

Kegiatan tersebut membuktikan bahwa tidak semua pendaki berulah negatif !

Semoga kegiatan ini menjadi rutinitas KPGK !

Apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kami anugerahkan kepada KPGK, PDAU, Masyarakat Linggarjati, Para Peserta dan pihak lainnya yang telah turut berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan ini.

Dan untuk para pendaki yang masih “lupa” meninggalkan sampah anorganik, semoga mereka segera sadar bahwa itu merupakan perbuatan yang mencederai Pecinta Alam Sejati.

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: