Saving Elang Jawa, Sang Garuda !

29Saving garuda

Saving Elang Jawa,  Sang Garuda

Saat ini Balai TNGC sedang gencar melakukan kegiatan Saving Garuda Program yang merupakan sosialisasi dalam rangka upaya pelestarian Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) kepada masyarakat luas. Kegiatan ini bertujuan memberikan perkenalan dan  gambaran Elang Jawa yang telah lama tersudut di ambang kepunahan. Dengan kegiatan ini diharapkan masyarakat tidak lagi menjadikan Elang Jawa sebagai satwa buruan. Ditengah euforia masyarakat dengan bangga mengatakan “Garuda di Dadaku” ironisnya populasi Elang Jawa  sebagai perwujudan Garuda terus merosot terseret menuju jurang kepunahan.

Upaya pelestarian Elang Jawa telah dan terus dilakukan Balai TNGC melalui penyebaran stiker, komik, pin, kuisioner, poster dan stand pameran pada acara Car Free Day di Kuningan dan Cirebon secara gratis. Sedangkan untuk seminar dan lokakarya gratis dilakukan di Universitas Kuningan. Masyarakat cukup antusias menyambutnya karena ternyata memang sangat banyak masyarakat yang belum mengetahui Elang Jawa.

Sementara itu Elang Jawa yang sedang melalui proses Habituasi di Blok Lambosir kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai memiliki perkembangan yang sangat bagus. Pihak BTNGC bersama dengan RAIN dan pecinta alam terus memonitor perilaku Elang Jawa dalam area Habituasi melalui teropong. Elang Jawa tersebut mendapat perlakukan khusus agar ketika dilepaskan kembali ke alam liar telah siap dengan segala kondisinya.

Rencana pelepasan kembali Elang Jawa di Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) akan dilakukan pada tanggal 19 Oktober 2013 yang bertepatan dengan hari jadi TNGC.

Satwa Elang Jawa memang menjadi tantangan bagi Balai TNGC untuk mengembalikan agar populasinya seperti semula. Tugas ini tidak mudah terlebih satwa yang selalu setia kepada satu pasangan ini hanya bertelur dua tahun sekali. Itupun belum tentu terlurnya bisa menetas. Maka, agar Elang Jawa tetap lestari harus terus menjaga dan melindunginya. Bila tidak ada dukungan dari berbagai pihak tugas Balai TNGC lebih berat.

Mari kita bersama-sama lestarikan Elang Jawa, Sang Garuda !

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: