Monthly Archives March 2014

Pusat Pendidikan Konservasi Berbasis Raptor di Blok Lambosir TNGC

Oleh : Nisa Syachera F, S.Hut (Penyuluh Kehutanan)

35

Raptor adalah terminologi lain dari burung pemangsa, masyarakat umum mengenalnya dengan istilah elang, rajawali dan alap-alap. Jenis-jenis ini memiliki peranan cukup penting dalam sebuah ekosistem. Posisinya yang berada pada puncak piramida makanan menjadikan jenis burung pemangsa juga dapat dikatakan Umbrella species (spesies payung) yaitu jenis yang memayungi keberadaan jenis lainnya dalam sebuah ekosistem dan Vocal Species (spesies vocal) yaitu jenis yang penting untuk dijadikan indikator dalam perlindungan suatu kawasan.

More

Limbah Panas Bumi Mengandung Sedikit Emas ??

Ngobrol santai dengan Pak Sabtanto Joko Suprapto (Staf Badan Geologi, Indonesia)

gold-bars-6361Dibawah ini wawancara virtual dengan Pak Sabtanto, salah satu sahabat kuliah di Geologi yang saat ini bekerja sebagai staff geologist di Badan Geologi yang berkantor di Bandung.

Sumber daya panas bumi di Indonsia terbesar di dunia. Sebagai sumber energi terbarukan yang dapat digunakan menggerakkan pembangkit listrik, dari 256 lokasi lapangan panas bumi yang ditemukan sampai tahun 2006, panas bumi di Indonesia, sebagian besar berada di Sumatera,  Jawa, dan Sulawesi dimana terdapat pasar sangat potensial, yang telah didukung oleh jaringan transmisi listrik relatif memadai.

More

Panas Bumi Tidak Harus Berasosiasi dengan Gunung Api

Salah satu manifestasi energi panasbumi yang terlihat dipermukaan adalah adanya gunungapi. Sehingga selama ini kebanyakan kita melihat potensi panasbumi hanya bila ada asosiasi dengan gunung api disekitarnya. Namun sumberpanas bumi tidak harus dari proses gunung api atau vulkanis.

slide11

More

Ada Apa Dengan Geothermal ?

Banyak yg ketakutan akan habisnya sumber atau supply energi di dunia. Keputusan pemerintah Indonesia mengganti BOD (Board of Director) dan BOC (Board of Committee) Pertamina yang lalu menyimpan sedikit harapan akan berubahnya pemanfaatan energi di Indonesia. Menempatkan personil hulu dengan latar belakang geothermal ini menyiratkan ada kesungguhan pemerintah untuk beralih ke geothermal. Dan hal ini perlu disikapi bersama-sama sesama peminat dan pemerhati energi di Indonesia. Keputusan yg brillian yg perlu ditindak lanjuti !.

Ada beberapa alasan mengapa kita harus beralih ke energi geothermal. Dibawah ini diuraikan keuntungan dimana paling tidak ada tiga alasan utama mengapa geothermal.

More

Untuk Apa Panas Bumi?

first geothermal electricPemanfaatan energi geothermal sebagai penggerak mekanis untuk pembangkit listrik dilakukan oleh Prince Piero Ginori Conti tahun 1904. Perocaan yg dilakukan di Larderello ini merupakan awal pemanfaatan uap panas (steam). Kesuksesan awal yg dimulai di Itali ini dimulai dengan membangkitkan energi listrik sebesar 127,650 kWe pada tahun 1942.

Pemanfaatan energi panasbumi yang paling banyak diketahui di Indonesia adalah untuk pembankit energi listrik. Namun energi panasnya sendiri dapat dimanfaatkansecara langsung untuk berbagai keperluan. Diantaranya sebagai pengeringan bahan. Selain itu energi panas ini dapat dimanfaatkan juga sebagai pemanas air. Pemanfaatan panasbumi ini sangat tergantung dari seberapa tinggi suhu (panas) yg diperlukan.

More

Ayo meneliti di TNGC !!

Anda Mahasiswa/i? Bingung mencari bahan materi untuk penyusunan Skripsi atau tugas ??

Jangan khawatir, Balai TNGC menawarkan beberapa bahan materi yang dapat dilakukan penelitian di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai untuk mahasiswa/i terutama Fakultas Kehutanan. Beberapa diantara bahan materi tersebut adalah :

  1. Tindak Pidana Kehutanan (TIPIHUT)
  2. Jasa Lingkungan Air
  3. Kerjsama dengan masyarakat dan pihak terkait
  4. Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK)
  5. Restorasi metode Miyawaki
  6. Resort Base Management (RBM)
More

UPACARA KESADARAN NASIONAL

Tanggal : 17 Maret 2014

Pukul : 09.00

Tempat : Kantor Balai TNGC

More

HARI BAKTI RIMBAWAN TAHUN 2014

Tanggal : 16 Maret 2014

Pukul : 08.00

Tempat : Kantor Balai TNGC

More

SIARAN PERS

Sehubungan dengan maraknya pemberitaan di media massa dan media sosial terkait dengan kegiatan Panas Bumi (Geothermal) di Gunung Ciremai maka Balai Taman Nasional Gunung Ciremai yang diberi kewenangan untuk mengelola kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai seluas 15.500 ha yang wilayahnya meliputi Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka berdasarkan pada SuratMore

Pemanfaatan Geothermal dan Dampaknya Terhadap Lingkungan

Sejak energi berbahan bakar fosil diisukan mulai menipis, khalayak mulai mempertanyakan banyak hal; Lalu, bagaimana kita hidup?? Banyak jawaban yang ditawarkan. Di antaranya adalah dengan menghemat bahan bakar fosil tersebut dan mencari sumberMore