MATOA TANAMAN LANGKA, TANAMAN INVESTASI

Oleh : Ahmad Hidayat, S.Hut.T
jual-buah-matoa-buah-papua-0
Buah Mato, buah asli Indonesia, khas Irian Jaya/ Papua harganya sangat mahal di petani mencapai harga Rp. 25.000/ kg . Harga buahnya mahal dan setelah masuk di Super market/Matahari Mall per kg Rp 65.000

52745010

Pohon Matoa dapat mencapai tinggi 20 meter, cenderung lurus dan diameter dapat mencapai  1 m. Kayu Matoa sangat berkualiatas untuk bahan bangunan rumah ( Kusen, pintu, rangka kaca dan Perabotan rumah tangga/ mebel dan lain lain
kayu matoa

 KENAPA MATOA TANAMAN LANGKA DAN BERNILAI INVESTASI….. ???

 

  1. A.      Latar Belakang

 

  1. Pada tahun tahun sebelum tahun 2000, Pohon  matoa di hutan hutan di Papua khususnya dan di luar Jawa umumnya secara besar besaran ditebang untuk di ambil kayunya sebagai bahan bangunan di pulau Jawa, mengingat kayu matoa sangat kuat dan baik untuk bahan bangunan rumah. Padahal Matoa termasuk jenis tanaman yang mampu menghasilkan buah yang harganya mahal karena buahnya sangat enak. Sehingga setelah tahun 2000 sampai sekarang di hutan di Papua dan luar jawa umumnya, pohon Matoa termasuk pohon yang dilarang untuk di tebang karena terancam punah di habitatnya.
  2. Matoa merupakan tanaman khas Papua dan merupakan tanaman ungggulan Indonesia yang mempunyai prosfek ekonomi  sangat bagus. Baru sedikit orang yang mengenal buah ini sehingga prosfek pasar masih sangat terbuka, bahkan saat ini baru tersedia di pasar swalayan seperti Matahari Mall di kota kota besar, sedangkan di pasar tradisional belum tersedia karena produksinya masih sangat terbatas. Coba perhatikan di pasar pasar di tempat kita tinggal sangat jarang buah buah lokal, yang ada buah  Apel  dan PIR Australia, jeruk Medan dengan harga mahal. Kenapa kita tidak menanam buah lokal Indonesia yang enak dan mahal harganya seperti Matoa?
  3. Tanaman Matoa mempunyai rasa manis campuran rasa rambutan, lengkeng dan durian. Dari orang orang yang pernah mencicipi buah ini, rata rata ( 95%) mengatakan buah ini sangat enak, artinya rasa buah Matoa digemari sebagaian besar konsumen, dengan demikian buah matoa sangat prosfek secara ekonomi, juga Matoa dapat dijadikan tabungan pensiunan dihari tua karena sekali menanam mengasilkan uang terus menerus.
  4. Kebanyakan dari kita menanan buah buahan sering ikut ikutan contohnya mangga, sehingga mangga dat kita jumpai  di hampir seluruh indonesia. Jadi jangan heran ketika musim panen tiba harganya ambruk bahkan tidak laku. Artinya kalau kita berniat investasi dalam tanaman buah hendaknya dipilih jenis tanaman yang bernilai ekonomis tinggi baik dari segi buahnya maupun kayunya, sehingga kita akan terhindar dari kemungkinan kerugian yang besar. Nah Matoa menjadi solusi nya.
  5. Matoa merupakan jenis tanaman yang mudah di budidayakan/ tidak rewel karena matoa tumbuh baik mulai dari ketinggian pantai sampai ke pegunungan dengan berbagai jenis tanah mulai dari yang kritis sampai tanah subur. Matoa tidak seperti durian atau lengkeng yang membutuhkan iklim dan jenis tanah tertentu, sehingga kita sering menyesal setelah tanaman umur 5 tahun tidak dapat berbuah, padahal kita yang salah karena menanam tidak menyeleksi jenis buah buahan yang akan di tanam atau karena ikut ikutan.
  6. Tahun 1989 sampai tahun 1998, saya bertugas di Papua di bidang Kehutanan, dan kenallah dengan buah Matoa yang dijual di pasar pasar oleh penduduk lokal, saat itu harganya 15.000 rupiah per kg kini sudah mecapai 75.000 rupiah per kg nya. Setelah saya coba memakannya buah ini sangat enak dan cocok di lidah saya, sejak itu lah saya bercita cita menanam buah tersebut. Karena tugas saya  yang lama di luar Jawa, baru ketika pidah tugas ke Semarang 1999 – 2010 saya menanam di  di semarang pada tahun 2005 dan alhamdulillah 5 tahun kemudian  berbuah, sekarang per pohon menghasilkan 25 kg per sekali panen. Tahun 2010 – sekarang saya bertugas di Kuningan di Balai Taman Nasional Gunung Ciremai, pada Tahun 2013 saya menanam kembali di desa Sukadana, Kec. Cibeureum Kab. Kuningan sebanyak 200 pohon dan sekarang telah mencapai tinggi 4 m.

 

  1. B.      Tujuan
  2. Meningkatkan produktifitas lahan milik pada lahan kering/ tegalan. Sebagai  solusi bagi para petani agar mampu meningkatkan pendapatan terutama dari lahan kering (lahan milik) masyarakat, yang selama ini lahan kering cenderung dianggap sepele nilainya kalaupun ada pendapatan tetapi sangat lama 10 tahun keatas,  karena mengandalkan dari nilai kayunya saja. Dengan menanam matoa pada umur 5 tahun sudah menghasilkan pendapatan dari buahnya dan kayunya juga sangat baik untuk bahan bangunan rumah.  Mengingat pohon tersebut bernilai ekonomi tinggi  dan berjangka waktu lama, maka penanaman sebaiknya pada lahan milik.
  3. Mengenalkan buah unggulan Indonesia yang bernilai ekonomi tinggi yang tidak kalah dengan buah buahan impor, tetapi sangat prosfek karena rasanya  digemari setiap orang dan di pasaran masih langka/ baru tersedia di pasar swalayan.
  4. Memanfaatkan peluang pasar lokal dan ekspor sehingga mampu meningkatkan pendapatan ekonomi secara bersama sama melalui upaya menanam/ melestarikan  buah unggulan Indonesia
  5. Berbagi pengalaman dan harapan hari esok lebih baik dari segi Finansial,  dengan cara “Bertani Cerdas” melalui upaya bertani memilih jenis jenis tanaman yang secara ilmu pengetahuan dan pasar sangat  prosfektif.

 

  1. C.      Cara Budidaya.

 

  1. Matoa tidak memerlukan jenis tanah tertentu, dan tumbuh baik pada berbagai iklim mulai dai pantai sampai di pegunungan beriklim dingin hal tersebut telah terbukti mampu tumbuh dan berbuah di pulau Jawa dari Semarang yang dekat dengan laut sampai di Bogor yang tingginya mencapai 2000 m diatas permukaan laut.
  2. Kelebihan lain dari pohon Matoa, adalah mampu tumbuh di bawah tanaman lain
  3. Bibit Matoa yang hendak di tanam hendaknya mempunyai tinggi 40 Cm ke atas
  4. Buatlah lubang 40 cm x 40 cm dan dalam 40 cm dengan Jarak Tanam 5 x 5 m
  5. Tanah sisa membuat lubang campurkan dengan pupuk kandang, kemudian tanamkan  bagian pangkal bibit matoa yang mengadung tanah polybag ke dasar lubang, jangan lupa sobek dan buang polybag/plastik nya, selanjunnya timbunkan tanah yang telah dicampur pupuk kandang tadi.
  6. Langkah terakhir pasang ajir dan ikat pohon dengan tali rapia pada ajir jangan terlalu kencang, hal ini dimaksudkan untuk mencegah pohon roboh di terpa angin. Dan jangan lupa pohon di siram,,,,,SELAMAT MENANAM !!!!!!!!!!

 

  1. D.      Kontak Personil:
  2. Jika anda berminat menanam saya menyediakan bibit matoa, untuk ukuran tinggi 30 Cm = Rp. 25.000/ batang, 40 cm = Rp 35.000/ btg dan 50 cm up Rp.  40.000/ btg dst tiap 10 cm harga naik 10.000 rupiah. Pesanan untuk 50 batang lebih, dapat diantar dengan menambah biaya transport.
  3. 2.         Anda berminat hubungi  Bpk. Ahmad Hidayat S. Hut.T,  Hp. 082 119 604 607 atau 085 724 750 330 alamat Rt I/Rw I dusun Kliwon Desa kondangsari Kec. Beber Cirebon, Jawa Barat
Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: