Tim Sapujagat Tumpas Habis Kebakaran di Gunung Ciremai

11899916_1624065537868035_2119150180814731459_n
ANEKA tumbuhan perdu yang tersisa dari amukan api kebakaran di lereng utara Gunung Ciremai, kini layu dan terancam mati. Amukan api yang dalam 11 hari telah melalap aneka vegetasi alami di lereng utara puncak gunung tersebut, pada Selasa (25/8/2015) sore sudah berhasil dipadamkan.*

KUNINGAN, (PRLM).- Tim pemadam api dari Kelompok Sapujagat masyarakat Desa Setianegara, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, menyatakan sisa-sisa nyala api dan bara di area kebakaran lereng utara puncak Gunung Ciremai sudah tertumpas habis. Pernyataan itu dilaporkan tim Sapujagat yang sedang berada di lereng utara puncak Ciremai kepada petugas pemantau dari Balai Taman Nasional Gunung Ciremai melalui radio komunikasi dua arah, Selasa (25/8/2015) pukul 14.30.

“Mohon izin apakah kami boleh turun sekarang?” ujar Ketua Sapujagat Drajat, saat menjawab pertanyaan dari petugas BTNGC melalui radio, seraya memastikan bahwa dalam area terbakar di lereng utara puncak gunung tersebut, sudah tidak terlihat lagi titik kepulan asap.

“Semua titik kepulan asap yang kemarin terlihat dari bawah, sudah terkejar dan sisa-sisa bara api di setiap titik sumber kepulan asapnya sudah kami padamkan,” ujar Drajat, disusul peryataan senada melalui radio dari salah seorang anggota tim tersebut, lalu meminta bantuan tim di bawah melakukan pantauan visual untuk memastikan masih ada tidaknya titik kepulan asap di lereng puncak gunung tersebut.

Di balik itu terpantau dari radio, ketika itu petugas BTNGC yang memantau menggunakan teropoong dari Blok Lambosir kawasan TNGC sekitar Desa Setianegara, juga menyatakan pada area bekas terbakar di lereng uatara Gunung Ciremai, tidak melihat lagi titik kepulan asap. Namun, petugas bersangkutan, dalam komunikasi radio tersebut, sepertinya tidak berani begitu saja mengizinkan tim Sapujagat segera turun gunung.

“Mau turun sekarang atau kapan, silakan itu putuskan saja oleh tim Kang PM (nama panggilan untuk Drajat pada komunikasi radio itu-red). Kalau memang semua titik api dan bara sudah dipadamkan dan tidak ada lagi titik-titik potensi nyala api, ya silakan mau turun sekarang juga. Terima kasih,” ujar petugas di pondok tersebut, sambil melihat ke arah puncak Ciremai.

Adanya komunikasi serta isi laporan melalui radio dari tim Sapujagat di puncak Ciremai dengan petugas BTNGC di pondok tersebut, juga dibenarkan Kepala Resor Cigugur dari BTNGC Idin Abidin, yang sedang ikut memantau upaya pemadaman api dari pondok Lambosir. Di balik itu salah seorang staf Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kuningan Yayat Sudrajat yang sedang memantau lereng puncak Ciremai dari posko operasi penanganan kebakaran Ciremai di Blok Lambosir, Selasa (25/8/2015) sekitar pukul 17.30, juga menyatakan sudah tidak melihat lagi titik kepulan asap di seputar area bekas kebakaran tersebut.

sumber : Pikiran Rakyat

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: