ANIMO PEMBANGUNAN WISATA ALAM

100_3728

Dimulai dari tahun 2004, pembangunan wisata alam di kaki gunung ciremai telah gencar dilakukan baik oleh pemerintah maupun masyarakat secara swadaya. Pembangunan wisata alam di desa kaki gunung ciremai diharapkan dapat memompa aktivitas ekonomi pemberdayaan masyarakat yang berujung pada peningkatan kesejahteraan.

Beberapa Desa yang telah memiliki obyek wisata alam yang telah ada jauh sebelum ditunjuknya gunung ciremai menjadi taman nasional diantaranya :

Kabupaten Kuningan

  1. Desa Cisantana : Bumi Perkemahan Palutungan dan Jalur Pendakian
  2. Desa Manis Kidul : Cibulan
  3. Desa Linggarjati : Bumi Perkemahan Cibunar dan Jalur Pendakian
  4. Desa Paniis : Bumi Perkemahan Paniis
  5. Desa Kaduela : Telaga Remis

Kabupaten Majalengka

1. Desa Sangiang : Situ Sangiang

2. Desa Argamukti : Jalur Pendakian Apuy

Pengelolaan obyek wisata alam diatas dilakukan oleh masyarakat secara swadaya dengan sentuhan yang masih minim dari pemerintah. Maka dari itu tidak mengherangkan bila waktu itu destinasi yang ditawarkan belum mampu memikat banyak pengunjung.

Potensi alam gunung ciremai memang sangat bisa dijual sebagai salah satu pemanfaatan jasa wisata alam. Selain itu letak TN Gunung Ciremai yang relatif strategis diantara Ibu Kota Negara, Ibu Kota Provinsi  dan Kawasan Wisata Favorit Jawa Tengah dsk.

Gayungpun bersambut, tahun 2015 jalan tol Cipali sepanjang hampir 200 km mulai dari Jakarta sampai dengan Cirebon dan bahkan Brebes, Jawa Tengah diharapkan mampu menggiring penikmat wisata alam yang biasanya berdesakan di jalan menuju Bogor dan Bandung. Kini penikmat wisata alam itu diharapkan mau untuk beramai-ramai menyerbu wisata TN Gunung Ciremai di Kuningan, Majalengka dan Cirebon.

Beberapa tahun sebelumnya pembangunan dan pengembangan obyek wisata alam di desa TN Gunung Ciremai telah dilakukan secara bertahap, diantaranya :

Kabupaten Kuningan

  1. Desa Pajambon : Curug Lembah Cilengkrang
  2. Desa Babakan Mulya : Balong Dalem
  3. Desa Linggasana : Jalur Pendakian
  4. Desa Setianegara : Track Lambosir dan Wood Land Hulu Ciawi
  5. Desa Cibeureum : Bumi Perkemahan
  6. Desa Singkup : Bumi Perkemahan
  7.  Desa Padamatang : Bumi Perkemahan
  8. Desa Padabeunghar : Batu Luhur
  9. Desa Sagarahiang : Situs Lingga
  10. Desa Trijaya : Bumi Perkemahan
  11. Desa Pasawahan : Situs Cikajayaan
  12. Desa Cibuntu : Curug

Kabupaten Majalengka

  1. Desa Bantaragung : Curug Cipeuteuy, Buper Awi Lega dan Buper Leles
  2. Desa Argalingga : Bumi Perkemahan

Pemerintah bersama masyarakat telah menyiapkan sarana pendukung lainnya untuk wisata alam berupa hotel dan penginapan, rumah makan dan transportasi.

Pada liburan akhir tahun 2015 lalu, benar saja Cirebon, Kuningan dan Majalengka dibanjiri pelancong dari luar kota via Tol Cipali. Mereka ingin menghabiskan liburan akhir tahun disini.

kemacetan-kendaraan-terlihat-di-jalan-kapten-muslihat-bogor-_151216161116-734Antrian kendaraan roda 4 dan roda 2 mengular di sepanjang jalan raya Cirebon-Kuningan, kemacetanpun tak terhindarkan. Pantauan kami, disepanjang tahun 2015, jalan raya Cirebon-Kuningan dominan padat merayap pada akhir pekan. Kuningan baru memiliki satu jalur jalan utama menjadi penyebab padat merayap kendaraan di sepanjang jalan Cirebon-Kuningan.

Pemerintah harus segera bertindak cepat untuk segera menyelesaikan pembangunan jalan baru dari Caracas menuju Terminal Kertawangunan. Apalagi dengan adanya renca pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat di Majalengka, maka jalan di Cirebon, Kuningan dan Majalengka diprediksi akan sangat ramai hilir mudik para pendatang dari dalam dan luar negeri.

Dampak positif dari banyaknya jumlah pengunjung yang berwisata di TN Gunung Ciremai, sedikit-banyak telah ikut meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan wisata alam. Hal ini terbukti dengan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) TN. Gunung Ciremai sebesar 1,6 M pada tahun 2015. PNBP sebesar itu berasal dari Rp.5000,- dari setiap lembar tiket masuk. Jumlah tiket masuk selebihnya menjadi pendapatan masyarakat pengelola wisata alam.

Jumlah PNBP sebesar 1,6 M tentu saja menjadi kebanggan dan prestasi bagi TN Gunung Ciremai sebagai taman nasional paling muda namun mampu bersaing dan mengalahkan taman nasional lainnya di Indonesia yang telah ada sebelumnya.

Nasib Desa yang belum memiliki obyek wisata

Masih banyak desa di kaki TN Gunung Ciremai yang belum memiliki obyek wisata alam, yaitu :

Kabupaten Kuningan

  1. Desa Gunung Sirah
  2. Desa Karangsari
  3. Desa Puncak
  4. Desa Sukamukti
  5. Desa Sangkanerang
  6. Desa Sayana
  7. Desa Bandorasa Kulon
  8. Desa Seda
  9. Kabupaten Majalengka
    1. Desa Mekarwangi
    2. Desa Gunungwangi
    3. Desa Payung
    4. Desa Sunia
    5. Desa Teja
    6. Desa Tejamulya
    7. Desa Cipulus

Desa-desa tersebut diatas pastinya tergiur ingin ikut terjun sebagai desa wisata alam.

Pihak Balai TN Gunung Ciremai beserta masyarakat perlu melakukan identifikasi dan inventarisasi potensi wisata alam yang ada di desa tersebut sehingga dapat diketahui wisata apa yang cocok dilakukan pembangunan. Apakah potensi yang ada di desa-desa tersebut layak untuk dijadikan wisata pendakian, bumi perkemahan, wisata air, agrowisata, ekowisata, wisata sejarah dan religi atau wisata baru lainnya yang belum ada di TN Gunung Ciremai sehingga dapat memberikan variasi wisata.

Semoga dalam 10 tahun kedepan Taman Nasional Gunung Ciremai menjadi kawasan wisata alam yang mampu meramaikan khasanah kepariwisataan di Indonesia dan dunia. Amin…

situ sangiang majalengka

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: