TN Bukit Tiga Puluh Kembali Sambangi TN Gunung Ciremai

IMG-20180926-WA0029
Selasa (25/9), Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) kembali menerima kunjungan. Bukan kunjungan pertama, namun kali ini adalah kunjungan kedua.


.
Kunjungan kedua Balai Taman Nasional Bukit Tiga Puluh ini membawa serta tokoh masyarakat, kepala desa dan kepala adat sebanyak 9 orang yang sebelumnya membawa 30 personil Polisi Kehutanan.
.
Didampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha Taman Nasional Bukit Tiga Puluh, Azmardi, peserta kunjungan diterima dengan baik oleh Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai, Kuswandono.
.
Kuswandono apresiasi terhadap Balai Taman Nasional Bukit Tiga Puluh yang konsen membentuk kedaulatan masyarakat penyangga, “sepertinya baru kali ini ada yang berkunjung sampai dua kali, itu simbol keseriusan” ucapnya.
.
Peserta akan diajak berdiskusi langsung dengan masyarakat penyangga TNGC yang telah berupaya mewujudkan kedaulatan di rumahnya sendiri.
.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, peserta akan melihat secara langsung kerja keras masyarakat penyangga membangun perekomonian yang bersinergis dengan terjaganya kawasan taman nasional dari gangguan.
.
“Tidak lagi mengandalkan petugas, namun secara sukarela dan cepat tanggap masyarakat bergerak ketika ada ancaman terhadap kawasan seperti kebakaran hutan dan lahan” tegas San Andre, Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Kuningan.
.
Setelah mendapatkan paparan dan diskusi awal di Kantor Balai, peserta langsung menuju Curug Cipeuteuy, Bantaragung, Majalengka.
.
Pada HKAN lalu, pengelola Curug Cipeuteuy mendapatkan peringkat pertama terbaik desa binaan. Kerjasama semua pihak, mulai dari masyarakat, Pemerintah Desa bahkan Pemerintah Kabupaten menjadi salah satu faktor penilaian disamping penataan kawasan yang sudah dibangun sedemikian rupa secara swadaya.
.
Hari kedua, peserta akan diajak ke lokasi wisata alam Batu Luhur, 1001 Manguntapa dan Cisamaya. Topiknya adalah bagaimana membangun kemaslahatan yang berawal dari masalah. Tiga lokasi wisata alam tersebut adalah lokasi rawan kebakaran, kandang domba dan tempat sampah.
.
Sobat Ciremai, tatkala Tuhan menciptakan segala isinya dengan tujuan untuk dapat dimanfaatkan secara bijak oleh manusia, yakinlah alam yang kita jaga juga turut mendoakan kita. Sebaliknya, jika kita menyakiti alam dengan ulah yang tidak bertanggung jawab dan menimbulkan kerugian besar maka bersiaplah kemurkaan alam suatu saat nanti. Mari kita menjaga kawasan taman nasional untuk kepentingan bersama.
.
[teks © Nisa, foto © Mendry & Agus Y-BTNGC | 092018].
.
#klhk
#ayoketamannasional
#gunungciremai
#bukittigapuluh
#curugcipeuteuy
#batuluhur
#cisamaya
#pesonakuningan
#pesonamajalengka
#pesonaindonesia
#wonderfulindonesia

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>