Sang Predator Kembali Bermigrasi Lintasi Gunung Ciremai

2018-10-10-09-52-53
#sobatCiremai, migrasi adalah pergerakan musiman satwa liar dari satu region ke region lainnya dengan tujuan untuk mencari makan.


.
Jenis-jenis burung pemangsa, seperti elang dan alal-alap, atau biasa disebut raptor merupakan “Top Predator” dalam piramida makanan. Hal tersebut menjadikan keberadaan dan fungsi raptor sangat penting sebagai penyeimbang ekosistem sebuah kawasan. Keberadaan dan kesehatan populasi mereka tergantung dari kesehatan ekosistem tempat mereka tinggal dan juga tempat mereka bermigrasi.
.
Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai yang merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat menjadi wilayah penting jalur terbang migrasi raptor. Karena kondisi tutupan hutannya yang relatif baik dalam mendukung tempat singgah sementara bagi burung migran raptor sebelum mereka melanjutkan perjalanannya.

2018-10-10-11-26-19
.
Kelompok Studi Konservasi (KSK) Universitas Kuningan (UNIKU) selama musim migrasi raptor akan mengadakan pengamatan bersama selama bulan Oktober ini. Pengamatan pertama Minggu, 7 Oktober 2018 di tiga lokasi pengamatan, yaitu Cibeureum, Panenjoan dan Batu Luhur yang di ikuti oleh sekitar 60 orang peserta yang terdiri dari mahasiswa baru Fakultas Kehutanan dan siswa SMA Majalengka. Pengamatan selanjutnya akan dilakukan setiap hari Minggu, berturut-turut tanggal 14, 21 dan 28 Oktober 2018. Sehari sebelum pengamatan, tanggal 6 Oktober dilakukan pembekalan kepada para pengamat tentang pengenalan raptor dan raptor migran serta teknik dasar pengamatan. Pembekalan dilakukan di Fakultas Kehutanan UNIKU, menghadirkan Gunawan, peneliti dan pengamat raptor dari Suaka Elang. Hadir juga Kuswandono, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai untuk memberikan apresiasi, dukungan dan semangat kepada para pemerhati dan calon peneliti muda raptor di Kuningan, Indonesia dan dunia.
.
Kegiatan yang diberi nama “Cross of Ciremai – Pengamatan Migrasi Raptor” ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh KSK UNIKU sejak tahun 2015. Pada tahun-tahun ke depan Balai TNGC akan memberikan lebih banyak dukungan dalam kegiatan ini.
.
#sobatCiremai, hasil pengamatan burung migran di Cibeureum sampai dengan pukul tiga sore berjumlah 101 individu terdiri dari Alap-alap Cina (Accipiter soloensis) sebanyak 81 ekor dan Sikep Madu Asia (Pernis ptilorhyncus) sebanyak 20 ekor.
.
Sedangkan pengamatan di Blok Batu Luhur berjumlah 140 individu yaitu Alap-alap Cina 100 ekor dan Sikep Madu Asia 40 ekor. Sementara di Blok Panenjoan tidak ditemukan raptor burung migran yang melintas.
.
#sobatCiremai mau ikut kegiatan seru ini minggu depan dan tahun-tahun berikutnya?
.
Nantikan terus informasinya di medsos kami ya!
.
Ayo kenali dan cintai negerimu dengan cara yang baik dan benar.
.
[Teks © Iwan Sunandi, Foto © Iwan Sunandi & Koezky- BTNGC, | 102018]
.
#klhk
#ayoketamannasional
#gunungciremai
#migranraptor
#raptor
#uniku
#fhutuniku
#pesonakuningan
#pesonaindonesia
#wonderfulindonesia

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>