Tidak Sembarang Lepas Liar Satwa di Taman Nasional Gunung Ciremai

2018-11-25-05-19-36
.
Unggahan foto pelepasliaran burung “lovebird” oleh saudara Alex (20/11) membuat heboh. Pasalnya burung yang dilepasliarkan adalah jenis impor, walaupun di hutan Gunung Ciremai juga dijumpai teman satu ordo burung jenis ini.
.
Secara ekologi, penyebaran “burung cinta” ini berasal dari Afrika, termasuk keluarga Psittacidae. Sedangkan keluarga burung paruh bengkok yang ada di TNGC adalah keluarga “Psittaculidae”.
.
Memasukkan keluarga lain yang bukan alami menimbulkan pengaruh bagi jenis asli (tuan rumah) secara ekologi dan berpotensi menjadi “invasif” atau bukan jenis asli alami.
.
Kronologinya pada hari Senin (19/11) sekitar pukul 06.00 pagi, Alex (dari Majalengka) berkunjung ke blok Berod, yg merupakan pos 1 jalur pendakian Apuy. “Lovebird” yang dilepaskan sebanyak dua ekor.
.
Pada saat pelepasan dilihat oleh Adang (MPGC Berod) dan baru dilaporkan ke petugas Balai Taman Nasional Gunung Ciremai, Taufikurrohman pada hari Rabu (21/11). Kejadian tersebut murni ketidaktahuan dari pengelola jalur pendakian Apuy, Adang terkait pelepasliaran satwaliar di dalam kawasan TNGC. Atas instruksi petugas, burung tersebut berhasil ditangkap kembali hari Rabu oleh Adang dengan kondisi lemas, kemudian dibawa petugas, Abudin.
.
Sobat, dalam melepasliarkan satwa ada prosedur yang harus ditempuh, terlebih ketika dilepasliarkan di dalam hutan konservasi, yaitu berkoordinasi dengan petugas Balai TNGC untuk ditindaklanjuti ke Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam yang menangani langsung peredaran satwa, khususnya satwaliar yang sebelumnya dipelihara. Selain itu, tidak diperkenankan melepasliarkan satwa yang penyebaran alaminya bukan berasal dari TNGC.
.
Apa yang dilakukan Alex sudah baik, burung ataupun satwaliar memang lebih baik hidup di alam, namun akan lebih baik lagi apabila sebelumnya berkoordinasi dengan petugas karena bukan tidak mungkin justru pelepasliaran tersebut hanya membuat satwa menderita dan berujung kematian serta “mencemari” alam dengan jenis eksotik.
.
[ teks © Nisa - BTNGC, image © medsos | 112018 ]
.
#klhk
#ayoketamannasional
#gunungciremai
#savefauna
#apuy
#pesonaindonesia
#wonderfulindonesia

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>