“Benchmarking” Pengelolaan Jasa Wisata Alam, Icip Kuliner Khas Jogja

2018-12-03-09-05-47
.
Makan dan minum merupakan kebutuhan hidup manusia setiap hari. Berawal dari kebutuhan tersebut, jasa penyedia makanan dan minuman jadi ladang usaha yang banyak dilakukan orang. Tak hanya di pinggir jalan atau tempat umum saja, di lokasi wisata pun jasa ini banyak dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan keuntungan.


.
Selama empat hari, 14-17 November 2018 perjalanan Balai TNGC dan masyarakat berwisata kuliner di tempat makan yang disinggahi. Karena perjalanan dimulai pukul sembilan malam, tentunya sebagian besar peserta “dinner” di restauran ‘bundo kanduang’ alias makan di rumah masing-masing.
.
Peserta memperoleh sarapan pagi di restauran #GoebogResto, Pringgolayan, Banguntapan, Bantul, DI Yogyakarta yang menghidangkan makanan rumahan. Rasa lapar serta suasana asri restauran membuat rombongan begitu semangat dan lahap menghabiskan jatah makan.
.
Siang hari menyantap nasi merah #Parigogo, menu makanan tradisional di restauran #KeongMas. Lalu makan malam dengan menu olahan ikan di pantai #Krakal. Sedangkan yang paling menarik dan baru bagi sebagian peserta adalah makan malam di restoran segala jamur dan menu makanan khas Jogja di #YuDjum yaitu #gudeg yang rasanya manis. Jangan lupakan kopi jos yang ada arangnya itu lho.
.
Sebelum pulang ke tempat asal, rombongan melahap makan nasi padang dalam kotak. Terakhir, singgah untuk beristirahat dan ngopi di “Rest Area” Kendal.
.
Selain makanan utama dan camilan serta ngopi di beberapa tempat, tidak ketinggalan oleh-oleh buat keluarga di rumah. Beberapa tempat wisata menyediakan oleh-oleh khas Jogja antara lain Dodol, #Bakpia dan minuman dari bahan cokelat di Nglanggetan. #WingkoBabat dan #Yangko di #Malioboro. Jamur kering di restauran #Jejamuran serta makanan kering dari bahan belut dan hasil pertanian di #JogloTani.
.
#sobatCiremai, banyak potensi makanan dan minuman sekitar gunung Ciremai yang unik dan khas seperti #tapeketan, Jeniper alias jeruk nipis peras dan sebagainya. Kini tinggal bagaimana kita berinovasi dan mengemas potensi tadi menjadi sesuatu yang bernilai dan menarik minat pengunjung untuk membelinya.
.
Yakinlah, bisnis makanan dan minuman merupakan bisnis yang tidak akan hilang selama manusia masih memerlukan makan dan minum. So, mari berinovasi dan berkreatifitas mengemas kuliner tradisional sehingga menjadi ‘menu baru’ yang punya nilai ekonomis tinggi. Tak hanya itu, hasil pertanian dan perkebunan sekitar kita pun bisa menjadi ‘buah tangan’ pengunjung wisata alam gunung Ciremai dan pelancong seantero ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan).
.
[teks © ISO, foto © BTNGC | 112018]
.
#klhk
#ayoketamannasional
#gunungciremai
#jogjakuliner
#festivakgunungciremai
#fgc2018
#pesonaindonesia
#wonderfulindonesia

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: