Meriahnya Festival Budaya Paniis Ngahiji


.
Paniis sebagai salah satu desa penyangga Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) untuk pertama kalinya menyelenggarakan festival budaya (17/2). Pagelaran ini sebagai rasa syukur kepada Tuhan atas nikmat air yang melimpah melalui gunung Ciremai. Inti acara ini yakni doa bersama di hulu “cai” Cipaniis. Kemudian berlanjut dengan penampilan tarian dan karnaval seni budaya Sunda.
.
Kegiatan ini merupakan partisipasi masyarakat desa Paniis bersama pemerintah daerah Kuningan dan instansi lainnya, seniman dari Cirebon serta masyarakat desa Paniis.
.
Festival Budaya Paniis Ngahiji berlangsung meriah. Festival yang berpusat di lapangan desa Paniis, Pasawahan, Kuningan, Jawa Barat ini melibatkan ratusan seniman dan ribuan masyarakat yang hadir menunjukan partisipasinya.
.
Acara ini menyuguhkan perpaduan antara unsur alam dan budaya. Terutama pada saat pembukaan festival dan penyambutan tamu yang disambut dengan ala Sunda serta iringan gamelan.
.
Pangeran Patih Kanoman dari Cirebon membuka festival ini dengan memukul gong. Dalam sambutannya, beliau berpesan, “Bila kita menjaga budaya dan alam, maka kita akan hidup penuh damai, karena alam yang kita jaga akan memberi manfaat bagi kehidupan kita”.
.
Sementara Kepala Desa Paniis mengajak masyarakat untuk melestarikan budaya. “Ini adalah festival dari, oleh dan untuk semua rakyat, maka jaga dan lestarikan budaya kita, semoga lestarinya budaya membawa kedamaian bagi semua”, ungkapnya.
.
Acara ini nampak berkesan bagi tamu dan masyarakat yang hadir. Terlihat dari raut muka, senyum manis dan tawa bahagia menyaksikan rangkaian seni budaya yang ditampilkan.
.
Festival ini adalah satu rangkaian acara. Mulai dari kuliner, seni dan budaya, saresehan tentang air dan oksigen dari gunung Ciremai, pesta obor dan masih banyak lagi. Dalam acara sarasehan, Balai TNGC menjadi salah satu narasumbernya.
.
Sobat, ajang ini dapat lebih meningkatkan rasa solidaritas dan “kemesraan” kemitraan masyarakat desa paniis dengan Balai TNGC. So, ayo rapatkan barisan untuk pengelolaan gunung Ciremai yang lebih baik.
.
[Teks & Foto © Sirod – BTNGC | 022019]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: