Widuri, Si Elok Penawar Racun

Sobat Ciremai, semak di Taman Nasional Gunung Ciremai banyak yang memiliki bunga indah loh. Salah satunya Widuri atau Biduri.

Tumbuhan berpenampilan elok ini berbunga cantik sehingga punya julukan “Crown Flower”. Pasti generasi “zaman old”, tak asing dengan judul lagu lama yang dipopulerkan Bob Tutupoli, Widuri.

Widuri memiliki nama ilmiah “Calotropis gigantea” serta berbagai nama lokal yang berbeda di Indonesia. Di Sumatera dikenal dengan nama rubik, biduri, lembega, rembega, dan rumbigo. Sedangkan di Sulawesi dikenal dengan nama rambega. Apa nama Widuri di tempatmu sobat?.

Widuri bisa tumbuh mencapai tinggi 4 m. Bunganya berlapis lilin dengan warna putih atau ungu. Batangnya bulat, tebal, dan ranting muda berambut tebal putih. Bentuk daun tunggal dan bertangkai pendek berhadapan. Buahnya bumbung, bulat telur atau bulat panjang dengan pangkal mirip kaitan berwarna hijau. Sedangkan bentuk bunga seperti bintang berwarna keunguan.

Ciri lain widuri yakni apabila terluka, akan mengeluarkan getah berwarna putih encer. Awalnya getah tersebut berasa pahit dan kelat. Tapi kelamaan akan terasa manis dan beraroma sangat menyengat. Sobat jangan coba mencicipinya ya karena beracun.

Kulit batang biduri mengandung bahan serat. Kerapkali kulit ini digunakan sebagai bahan membuat jala.

Sobat akan menemukan tumbuhan ini di daerah bermusim kemarau panjang. contohnya di padang rumput yang kering, lereng-lereng gunung yang rendah, dan pantai berpasir.

Di Gunung Ciremai, Widuri banyak tumbuh di lereng utara yang terbuka, kering dan berbatu. Tepatnya Blok Pajaten.

Di balik keindahan dan kecantikan bunganya, Widuri ternyata mempunyai sejuta manfaat loh. Sebagai penawar racun adalah contohnya.

Selain itu, kulit akar biduri berkhasiat kolagoga, peluruh keringat, perangsang muntah, memacu kerja enzim pencernaan dan peluruh kencing. Sedangkan kulit kayu biduri berkhasiat “emetik”, bunga berkhasiat “tonik” dan menambah nafsu makan.

Tidak hanya itu, daun juga berkhasiat “rubifasien” dan menghilangkan gatal. Getahnya beracun dan dapat menyebabkan muntah namun berkhasiat sebagai obat pencahar.

#sobatCiremai, widuri tidak hanya elok penampilannya tapi ternyata punya sejuta manfaat. So ayo kenali flora gunung Ciremai dengan baik dan benar.

[Teks & Foto © Iwan S- BTNGC | 032019]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: