Geboy Di Tanjakan Asoy


.
#sobatCiremai yang sering hilir mudik nanjak di gunung Ciremai tentu sudah hapal dengan nama Tanjakan Asoy?.
.
Ya, Tanjakan Asoy ialah satu di antara sembilan pos atau tempat singgah para pendaki di jalur Palutungan. Pintu masuk jalur ini bisa digapai melalui desa Cisantana, Cigugur, Kuningan, Jawa Barat.
.
Pos ini dapat kita temui selepas Arban menuju Pasanggarah I tepatnya pada 6 derajat 55 menit 0,3 detik lintang selatan dan 108 derajat 23 menit 59,6 detik lintang timur pada ketinggian 2168 meter di atas permukaan air laut (mdpl).
.
Hmm, menurut lokasi di atas, berarti Asoy terletak di tengah-tengah gunung Ciremai.
.
Nah untuk mencapai Asoy, sobat membutuhkan waktu empat sampai lima jam dari pos tiket!. Sedangkan kemiringan trek dari Arban menuju Asoy sampai Pasanggrahan berkisar 18 sampai 32 derajat.
.
Sebenarnya tak terlalu terjal ya sobat. Tapi karena kaki sudah menapak empat sampai lima jam, maka kita pasti kepayahan.
.
Nafas terengah-engah, kaki gemetaran, punggung pegal, dan keringat bercucuran deras. Itulah yang kita rasakan saat menemui tanjakan yang tak terjal tapi cukup ‘menyiksa’ ini.
.
Mungkin kondisi kita yang demikian itu menjadi “toponimi” atau asal usul nama Tanjakan Asoy?.
.
Dalam situasi lelah selepas melahap Asoy, sebaiknya sobat menghentikan pendakian. Kita istirahat sejenak untuk mengumpulkan lagi tenaga dan semangat.
.
Menyeruput secangkir minuman hangat dan camilan biasanya mampu mengembalikan energi untuk melanjutkan pendakian atau kemping. Baru keesokan harinya “summit” dan berburu “sunrise” di puncak Parahyangan 3078 mdpl.
.
Sobat Ciremai, kita wajib melakukan persiapan pendakian dengan matang dan cerdas. Salah satu hal yang perlu diperhatikan yakni pengenalan jalur yang akan kita lalui. So, ayo mendaki gunung Ciremai.
.
[Teks © Tim Admin, foto © ISO -BTNGC | 062019]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: