IPB Lakukan KKN Tematik Pertanian Sehat Ala Gunung Ciremai


.
Selasa, (18/6) Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) kembali kedatangan rombongan tamu 47 mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN).
.
Rombongan mahasiswa IPB berasal dari tiga fakultas yaitu Pertanian, #Kehutanan, dan #Informatika yang dipimpin dosen pembimbing, Suryo Wiyono beserta enam dosen lainnya.
.
Acara penyambutan mahasiswa tersebut dihadiri para kepala desa yang akan menjadi tempat KKN, Kepala Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah VIII Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kuningan, Penyuluh Kehutanan, Kelompok Tani, dan Gugus Tugas Multipihak (GTM) Ditjen KSDAE serta pegawai Balai TNGC.
.
Dalam sambutannya Kepala Balai menyampaikan, “Selamat datang. Optimalkan KKN tematik ini dengan sebaik-baiknya sebagai ajang sosialisasi dengan unsur masyarakat, pembelajaran, dan menggali permasalahan untuk bahan penelitian selanjutnya”.
.
Sementara itu Padmo Wiyoso, anggota GTM Ditjen KSDAE dan penggagas pertanian sehat seputar kaki gunung Ciremai menyampaikan sambutan tentang kelola #ekologi, #ekonomi dan #sosial serta budaya kecapi Ciremai.
.
“Semua itu harus seimbang seperti keseimbangan otak kanan dan otak kiri manusia. Keseimbangan kelestarian dan kesehatan lingkungan sangat penting untuk keberlangsungan generasi berikut yang sehat”, ungkap Padmo Wiyoso.
.
Dosen pembimbing, Suryo Wiyono menyampaikan, “Kuliah Kerja Nyata Tematik ini merupakan terobosan baru dalam pengembangan KKN mahasiswa IPB dengan tema #pertanian sehat atau pertanian ekologi”.
.
Masih menurut Suryo, ada relasi antara kawasan hutan dan pertanian yang jarang diekspos. Kawasan hutan menyediakan sumber “Flasma Nutfah” dan sumber “Polinator” bagi pertanian.
.
Tema pertanian sehat ini merupakan program kerjasama IPB dan Balai TNGC yang telah berjalan selama dua tahun. Harapanya, KKN ini dapat bermanfaat untuk IPB, Balai TNGC, Pemerintah Daerah, dan masyarakat sekitar gunung Ciremai.
.
Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah VIII Provinsi Jawa Barat, M. Danni Fulton menyampaikan pesannya tentang wilayah kerja bidang kehutanan. Mulai dari Balai TNGC, pengelola hutan konservasi; Perum Perhutani, pengelola hutan produksi; dan Dinas Kehutanan sebagai pengelola hutan lindung dan hutan rakyat.
.
Selain itu, Danni berpesan agar mahasiswa memanfaatkan KKN ini untuk membangun jejaring dengan masyarakat dan pemerintah serta memahami kegiatan ini sebagai “fazel” dalam kehidupan.
.
“Mengapa KKN ini dilakukan di wilayah penyangga TNGC merupakan rahasia yang suatu hari nanti terjawab manfaatnya. Selamat KKN dan menikmati prosesnya”, pesan Danni.
.
Tak mau kalah, Nani, Penyuluh Kehutanan CDK menyampaikan KKN ini mesti dilakukan dengan penuh tanggungjawab.
.
Nah untuk lokasi KKN tematik sendiri bertempat di desa #Puncak, desa #Cisantana, desa #Randobawagirang, desa #Cibeureum, desa #Sangkanerang, dan desa #BandorasaKulon. Keenam desa tersebut telah disurvey dan bersedia menjadi lokasi KKN. Kebetulan desa terpilih tersebut merupakan kawasan penyangga gunung Ciremai.
.
Puluhan mahasiswa IPB ini akan menetap dua bulan sejak 18 Juni sampai 29 Juli 2019. Seabreg jadwal telah disusun. Puncaknya diakhiri dengan lokakarya.
.
#sobatCiremai, para mahasiswa akan fokus pada pengembangan pertanian sehat bersama masyarakat dan petugas untuk menerapkan pemanfaatan bakteri “Plant Growth-Promoting Rhizobacteria” (PGPR).
.
PGPR ini memang berasal dari gunung Ciremai untuk dimanfaatkan oleh petani sekitar dalam upaya meningkatkan pertumbuhan dan kesehatan tanaman. Harapannya, penggunaan bahan kimia dalam pertanian dapat dikurangi dan akibat negatif yang ditimbulkan dari “residu” bahan kimia dapat dikurangi pula.
.
Selain itu, kekayaan alam gunung Ciremai berupa bakteri tadi ternyata dapat memberikan nilai ekonomi yang secara langsung dapat dirasakan masyarakat. So, nantikan “update” informasinya ya sobat.
.
[Teks © ISO, foto © Koeszky -BTNGC | 062019]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: