Aksi Biawak Di Talaga Nilem


.
Biawak air atau biawak air asia (Varanus salvator) ialah jenis biawak yang tersebar luas di Asia Selatan dan Asia Tenggara termasuk Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC).
.
Spesies ini juga dikenal dengan berbagai nama, antara lain bajul, biawak air Malaya, biawak air Asia, biawak air biasa, biawak bergaris ganda, dan kadal sawah, kadal bercincin, kadal biasa and kadal tanpa tanda, atau “biawak air”.
.
Biawak ini berukuran panjang sekitar 1.5 meter hingga 2 meter dengan berat mencapai 19 kilogram.
.
Bentuk kepala satwa liar ini meruncing. Kulitnya kasar dan berbintik-bintik kecil agak menonjol. Warna tubuhnya hitam atau indigo dengan bercak bercak tutul dan bulatan berwarna kuning pucat dari bagian atas kepala, punggung, hingga pangkal ekor. Bagian perut dan leher berwarna lebih pucatdengan bercak-bercak agak gelap. Ekor berwarna dasar sama dengan tubuh dan dihiasi belang-belang samar berwarna kuning pucat yang berbaur (blending) dengan warna dasar. Untuk biawak muda, biasanya berwarna dasar cokelat gelap dengan bercak-bercak pucat seperti induknya.
.
Biawak sangat pandai berenang dan memanjat pohon dan sering terlihat beraktivitas pada siang hari. Makanan utamanya adalah tupai, tikus, burung, reptilia kecil, katak, ikan, dan kepiting sungai.
.
Terkadang biawak ini juga mencuri telur buaya atau telur kura-kura dan juga bangkai. Biawak yang masih muda memakan serangga dan reptilia kecil, serta ikan kecil. Biawak air menggunakan ekornya sebagai alat pertahanan diri. Jika pengganggunya mencoba memegang tubuhnya, ia akan mengibaskan ekornya dengan keras seperti cambuk ke pengganggu.
.
[Teks & Video © Tim Admin -BTNGC | 012020]
.
#klhk
#ayoketamannasional
#gunungciremai
#biawak
#biawakair
#talaganilem
#pesonakuningan
#pesonamajalengka
#pesonacirebon
#pesonaindramayu
#pesonaindonesia
#wonderfulindonesia
#indonesiamaju

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: