Ingin Naik Kelas Organisasi, Enam MPGC Majalengka Mantap Bentuk Koperasi


.
Cuaca mendung yang berselimut kabut pagi itu tak menggoyahkan tekad puluhan masyarakat Mitra Pariwisata Gunung Ciremai (MPGC) menuju kantor Resor Jasa Lingkungan dan Wisata Alam di desa Argalingga, Argapura, Majalengka, Jawa Barat (15/1).
.
Kedatangan mereka tak lain untuk memenuhi janji reorganisasi MPGC dari organisasi non badan hukum menjadi koperasi. Ya, hal ini memang sesuai dengan arahan Kuswandono, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) beberapa waktu lalu yang menghendaki semua MPGC bersalin rupa menjadi koperasi.
.
“Kami memilih badan hukum koperasi bukan tanpa alasan. Karena koperasi yang paling sesuai dengan kedaulatan rakyat ala masyarakat gunung Ciremai”, ungkap Kuswandono.
.
Dalam kesempatan emas itu, ada enam MPGC yang siap menjadi koperasi yakni Situ Sangiang, bumi perkemahan (buper) Panten, jalur pendakian Apuy, Bukit Kanaga, Bukit Merkuri Sayang Kaak, buper Leles.
.
Nah supaya pembentukan koperasi ini berpijak benar pada relnya, telah hadir Dede Komariah, Kepala Bidang Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Majalengka untuk memberikan arahan.
.
“Pedoman Koperasi berdasarkan Undang Undang nomor 25 tahun 1992. Peraturan perundangan tersebut merupakan legalitas perkoperasian di Indonesia yang memuat landasan, asas, tujuan, fungsi, peran, prinsip, pembentukan, status badan hukum, keanggotaan, perangkat organisasi, modal, lapangan usaha, sisa hasil usaha, pembubaran, gerakan koperasi, dan pembinaan koperasi”, kata Dede Komariah panjang lebar dalam paparannya.
.
Sementara itu, Jaja Suharja Senjaya, Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah II Majalengka mengatakan, “Naik kelas dari Izin Usaha Pemanfaatan Jasa Wisata Alam (IUPJWA) perorangan menjadi badan hukum koperasi akan lebih menguatkan keorganisasian dalam menjalankan usaha”.
.
“Dengan demikian koperasi diharapkan benar-benar mampu menjadi sokoguru perekonomian, khususnya di SPTN Wilayah II Majalengka”, tambah Jaja Suharja Senjaya.
.
“Memang baru enam koperasi yang dibentuk, separuh MPGC lagi mudah-mudahan segera menyusul menjadi koperasi”, pungkas Jaja Suharja Senjaya.
.
Dedi Tato, Ketua Forum Ciremai, lembaga yang mengkoordinasikan seluruh MPGC turut berharap, “Semoga pembentukan koperasi ini bisa mempererat silaturahmi antara pengurus dan anggota MPGC sehingga dapat menciptakan iklim usaha yang kondusif dalam persaingan sehat antar destinasi wisata alam gunung Ciremai”.
.
#sobatCiremai, patut kita nantikan sepak terjang enam koperasi ini. So, mari berorganisasi yang baik dan benar sesuai peraturan perundangan yang berlaku.
.
[Teks & Foto © Gandi Mulyawan-BTNGC | 012020]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: