Elang Tiram, Raptor Migran Yang Kepergok Di Situ Sangiang, Gunung Ciremai

Elang Tiram atau “Pandion haliaetus” ialah salah satu-satunya spesies dalam suku “Pandionidae” dan genus “Pandion”.

“Raptor” atau burung pemangsa ini berukuran besar dengan panjang sekitar 60 centimeter. Ia memiliki bulu punggung berwarna coklat, topeng gelap di sekitar mata dan sisi bawah tubuh berwarna putih.

Elang Tiram mempunyai bentangan sayap yang lebar dengan ekor relatif pendek. Jika sayapnya dikembangkan bisa mencapai 2 meter!.👌

Nah yang betina serupa jantan, tetapi biasanya berukuran lebih besar dari burung jantan.

Saat muda, burung ini warnanya seperti dewasa dengan bulu punggung berwarna coklat muda.

Tatkala manangkap mangsanya, dia akan terjun dan menyelam ke air. Biasanya ia menukik dari ketinggian 10 sampai 40 meter lalu menangkap ikan dengan cakar di kakinya. Kemudian memakan mangsanya pada dahan pohon. Ya, ia gemar mengkonsumsi ikan segar. Oleh karenanya ia dijuluki Elang Ikan.

Bila tak ada ikan, ia akan mencari Tikus dan Kelinci sebagai mangsanya.

Elang Tiram bermarkas di sekitar air, di tepi danau, tepi laut, sungai, rawa dan habitat air lainnya. Sarang burung Elang Tiram dibuat dari dahan kayu di atas pohon.

#sobatCiremai, mari kita biarkan ia hidup sesuai kodratnya ya. So, ayo kenali dan cintai satwa sekitar kita.

[Teks © Tim Admin, Foto © Hendra Purnama -BTNGC | 022020]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: