“Ngigélan Jaman” Di Gunung Ciremai


.
Di manapun gunung berada selalu menarik perhatian manusia sekitarnya. Begitu pula gunung Ciremai yang menjadi benda terbesar seantero Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning).
.
Tak hanya besar, tentu gunung Ciremai kaya akan sumber daya alam dan ekosistemnya. Maka tak heran, sejak zaman dahulu Ciremai menjadi tempat yang istimewa.
.
Pada zaman purba, satu sudut gunung Ciremai menjadi tempat pertama manusia purba membangun pemukiman yakni di Cipari, Kuningan, Jawa Barat yang berlangsung ribuan tahun lamanya.
.
Ratusan tahun kemudian, saat zaman kerajaan, gunung Ciremai menjadi tempat untuk ‘mencari ilmu’ para orang pintar. Jejaknya dapat kita saksikan berupa petilasan batu-batu dan cerita rakyat. Misalnya petilasan Sunan Gunung Jati di desa Linggajati, Cilimus, Kuningan, Jawa Barat.
.
Selanjutnya pada zaman perjuangan kemerdekaan, gunung Ciremai menjadi markas para pejuang. Contohnya KH. Abdul Halim yang konon punya markas di gunung Ciremai saat melawan penjajahan Belanda.
.
Sedangkan pada era pasca kemerdekaan, gunung Ciremai pernah menjadi markas para pemberontak yang tak puas dengan pemerintah republik. Jejaknya bisa kita tengok di blok Gunung Dulang, desa Padabeunghar, Pasawahan, Kuningan berupa bivak dan perlengkapannya.
.
Puluhan tahun kemudian, gunung Ciremai menjadi hutan lindung dan hutan produksi. Pada masa ini, Ciremai dieksploitasi kekayaannya seperti penebangan pohon dan tumpang sari.
.
Setelah puluhan tahun dieksploitasi hartanya, Ciremai dinaikkan fungsinya menjadi hutan konservasi yakni taman nasional.
.
Yup, pada era milenial ini, Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) mengusung kedaulatan rakyat melalui kelola ekologi, kelola ekonomi, dan kelola sosial budaya masyarakat setempat.
.
Caranya?. Ya, dengan memanfaatkan jasa lingkungan gunung Ciremai menjadi wisata alam. Kita tahu, Ciremai kini menjadi primadona wisata alam bagi pengunjung nusantara.
.
Nah dengan demikian, masyarakat mulai bisa menikmati manfaat gunung Ciremai meskipun masih belum optimal.
.
Tentu dalam prakteknya masih banyak yang belum terpenuhi TNGC. Oleh karenanya, yuk ngopi bareng. Kita cari jalan keluarnya.👌🙏
.
#sobatCiremai, zaman memang selalu berubah. Tinggal bagaimana kita “ngigélan jaman” (melakukan manajemen, red).
.
So, mari lakukan yang terbaik untuk kita.
.
[Teks © Tim Admin, Foto © IG @cirebonheritage @cirebon_history -BTNGC | 022020]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: