Totongoan, Si Merah Manis Antikanker

#sobatCiremai yang sering naik gunung pasti sudah tidak asing lagi dengan jenis ini. Buahnya yang manis dapat dikonsumsi langsung lho. Mau tau lebih banyak tentang jenis ini?. Yuk kita simak.

Kemarin (14/2) saat ada kesempatan ke Cibunian, dekat bumi perkemahan Palutungan, kami bersua dengan Totongoan atau “Debregeasia longifolia”.

Tumbuhan ini termasuk keluarga “Urticaceae” dengan nama lokal Cepira (Karo), Ki tongo, Totongan, Totongoan, Ki Paray (Sunda), Langalang (Madura), Noenem (Aceh), Mencoka, Menjugau, Tongo (Ternate) dan Kayu Kowang (Ujung Pandang). Apa nama flora ini di daerah sobat?🤔

Totongoan tumbuh pada ketinggian 500 sampai 2600 meter di atas permukaan laut (mdpl) di hutan terbuka, hutan sekunder, jalan setapak, perkebunan teh, dan lereng gunung api.

Jenis flora ini merupakan tumbuhan khas pada lahan suksesi di hutan atau lahan yang sedang mengalami pemulihan dari kerusakan.

Secara alamiah, Totongoan ialah perdu dengan tinggi antara 3 hingga 5 meter yang berbatang bulat dan bercabang sedikit.

Daunnya tersusun spiral berbentuk bundar telur hingga lonjong atau lanset menyempit dengan panjang 6 sampai 25 centimeter (cm) dan lebar 2 hingga 8 cm.

Permukaan daun bagian atasnya kasar dan berwarna hijau. Sedangkan bagian bawah berwarna putih-kelabu, menggimbal atau berbulu-bulu.

Karangan bunganya membulat tumbuh dari bagian ketiak daun. Mahkotanya berwarna kemerahan hingga kekuningan menggulung di sekitar batang.

Buah Totongoan yang sudah masak berwarna merah dan dapat dimakan sebagai buah survival. Biasanya pada bulan September dan Desember buah Totongoan melimpah.

Hmm, adakah manfaat dari tumbuhan ini?. Tentu ada. Jika diekstrak, jenis buah ini memiliki aktivitas antioksidan dan antiproliferatif.

Menurut sebuah penelitian yang telah dilakukan oleh mahasiswa Biologi Universitas Sebelas Maret pada 2016, diketahui ekstrak “kloroform” buah Totongoan mengandung senyawa “alkaloid” yang bersifat antikanker.👌

Uniknya, buah dan kulit batang tumbuhan ini bisa dimanfaatkan sebagai sampo dan obat pencernaan.

Selain itu, buah ini pun memiliki kandungan nutrisi yang cukup bagus dengan kandungan protein yang lebih tinggi dari pada Apel.

So, ayo cari tau tumbuhan di sekitar kita.

[Teks & Foto © Rofadia-BTNGC | 022020]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: