Ayo Persempit Penularan Covid 19

.


Kita tahu nampaknya Covid 19 merajalela di Indonesia. Makhluk tak kasat mata ini mengepung dan mencoba menjajah kita dengan menyerang ketahanan tubuh.
.
Menyikapi wabah Covid 19, pemerintah tak mau kalah dan semakin gencar melakukan upaya pencegahan dan pengobatan.
.
Ya, pemerintah pusat dan daerah telah menutup tempat keramaian seperti destinasi wisata, sekolah, dan mall untuk memutus penyebaran Covid 19 mulai hari ini (16/3) sampai 14 hari ke depan.
.
Kemudian, pemerintah menghimbau masyarakat agar mengurangi aktivitas bepergian ke luar rumah. Warga disilakan belajar dan bekerja di rumah melalui dunia daring digital.
.
Bila 14 hari ke depan berhasil dilalui tanpa ada gejala Covid 19, maka aman dari penularan. Namun bila dalam masa isolasi ini menunjukan gejala tertular, tentu mesti segera mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
.
Isolasi massal ini tentu membawa dampak bagi kehidupan masyarakat. Misalnya usaha wisata alam di gunung Ciremai.
.
“Kak Ciremai tutup gak minggu ini?”, tanya akun IG @nukamilla31 kepada @gunung_ciremai.
.
Kemudian pertanyaan ini dijawab @gunung_ciremai, “Masih nunggu perintah ditutup atau tetap buka”.
.
“Siyaap Pak ditunggu info selanjutnya. Semoga kita diberi kesehatan selalu”, timpal akun @he_ruderalis.
.
Menanggapi pertanyaan warganet, Kuswandono, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai mengatakan, “Kami memang masih menunggu arahan dari pusat apakah gunung Ciremai akan ditutup untuk semua aktivitas wisata alam atau tetap dibuka”.
.
“Mari ikuti himbauan pemerintah supaya kita segera terbebas dari Covid 19. Amin!”, ungkapnya saat ditemui usai closing ceremony Indofest 2020 di Jakarta Convention Center, kemarin (15/3).
.
#sobatCiremai, mari tetap lakukan dengan baik hari-hari isolasi ini. So, stay strong to be healthy!.💪👌
.
[Teks & Foto © Tim Admin & Idin, Image © @ridwankamil-BTNGC | 032020]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: