Hikmah Covid 19: Saatnya Belajar, Bekerja, Dan Beribadah Di Lingkungan Rumah


.
Belajar dan bekerja merupakan keseharian kita sebagai masyarakat usia produktif. Terkadang rutinitas ini kita jalani selama tujuh hari seminggu yang seakan tiada henti. Karena kesibukan ini pula kita kerap mengorbankan waktu bersama keluarga yang sebenarnya amat berharga.
.
Tiba-tiba dunia kedatangan wabah Covid 19 yang tak kasat mata nan gampang sekali menular. Akibatnya tak ada pilihan bagi pemerintah pusat dan daerah untuk mencegah warganya tertular penyakit yang belum ada obatnya ini.
.
Ya, kebijakan pemerintah memutuskan untuk membatasi warga beraktivitas di luar ruangan minimal 14 hari. Rentang waktu ini diyakini para ahli dapat memutus wabah mengerikan Covid 19. Oleh sebab kebijakan ini, telah banyak pekerja dan pelajar yang dianjurkan ‘work and study from home’.
.
Well, sebaiknya kita ikuti saja saran pemerintah seperti yang dilakukan Andis, pekerja kantoran, warga desa Manislor, Jalaksana, Kuningan, Jawa Barat.
.
“Syukuri saja. Akhirnya saya bisa meluangkan waktu yang cukup lama untuk mendekatkan diri kepada keluarga. Karena selama ini saya jarang di rumah”, ungkapnya melalui pesan whatsapp (19/3).
.
Hal serupa dikatakan Gun Gun, warga domisili Cigugur, Kuningan, Jawa Barat, “Alhamdulilah. Saya jadi rajin beribadah di rumah bersama anak dan istri”.
.
“Iya rasanya seperti bulan puasa”, timpal istrinya.
.
#sobatCiremai, memang selalu ada hikmah di balik bencana. Tinggal bagaimana kita menyikapinya. So, stay strong to be healthy!.
.
[Teks & Foto © Tim Admin-BTNGC | 032020]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: