Begini Manfaat Ultraviolet B Bagi Imunitas Tubuh Kita


.
“Tiris moyan. Hareudang mandi”, begitu kata pepatah Sunda.
.
Artinya, bila dingin berjemurlah dan bila gerah, mandilah.
.
Beranjak dari pepatah tadi, sebenarnya berjemur di pagi hari bukanlah hal yang baru melainkan sudah lama kita lakukan secara turun temurun sebelum memulai rutinitas.
.
Betul, sebab dengan berjemur dan mendapatkan cahaya matahari pagi dipercaya membawa banyak manfaat bagi tubuh.
.
Biasanya, banyak orang mulai keluar rumah dan berjemur pukul tujuh pagi atau sebelum dan setelahnya dengan pertimbangan sinar yang ada belum terlalu terik sehingga tidak menyengat di kulit.
.
Namun ternyata itu adalah waktu yang kurang tepat untuk berjemur.
.
Pemahaman yang keliru ini justru disebut tidak akan banyak mendatangkan manfaat yang dicari. Sebaliknya risiko gangguan kesehatanlah yang bisa didapat.
.
Hal itu diungkapkan Ahli Gizi Komunitas dr. Tan Shot Yen menjelaskan hal tersebut melalui sebuah video di akun Youtube-nya seperti dilansir laman Kompas (22/3).
.
Saat yang tepat untuk menjemur badan di bawah sinar matahari adalah sekitar pukul sepuluh pagi. Bukan lebih pagi dari itu.
.
“Yang kita butuhkan sebetulnya adalah ultraviolet B. Ultraviolet B ini gelombangnya lebih pendek. Jadi itu sebabnya kita harus tunggu sedikit mataharinya naik. Jadi kita di khatulistiwa, pukul 10 sudah ada. Jadi itu adalah alasan kita jemur pukul sepuluh,” kata Tan.
.
Menurut Tan, dalam berjemur tidak perlu berlama-lama. Cukup berjemur selama 15 sampai 20 menit saja. Mengingat sinar matahari juga sudah cukup panas.
.
Nah semakin banyak permukaan kulit yang terpapar sinar matahari di waktu ini, disebut Tan semakin baik pula hasilnnya.
.
Dokter Tan menjelaskan, ultraviolet B yang dibawa sinar matahari di pukul sepuluh pagi akan bekerja bersama kolesterol yang ada di bawah permukaan kulit membentuk Vitamin D3.
.
“Jadi ultraviolet B yang mengandung provitamin B3 bersama kolesterol di bawah kulit kita akan membentuk vitamin D3. Nah, vitamin D3 inilah yang menjadi sumber kekebalan tubuh manusia,” sebut dia.
.
Selain itu, Vitamin D3 juga berfungsi untuk mencegah kanker dan mencegah penyakit autoimun.
.
Dalam video tersebut, Tan menegaskan berjemur matahari bukanlah untuk mematikan virus atau bakteri yang ada di dalam tubuh atau di permukaan kulit, melainkan untuk meningkatkan kekebalan tubuh agar tidak mudah terserang virus.
.
“Cahaya matahari enggak matiin virus. Kalau memang virusnya ada, tetep aja ada. Tetapi cahaya matahari mengandung ultraviolet B,” ujar Tan.
.
#sobatCiremai meskipun sinar ultaviolet B tak mampu membunuh virus, tapi kita tetap butuh berjemur untuk meningkatkan kekebalan tubuh kita. So, let’s be healty!.
.
[Teks & Foto © Tim Admin, Sumber © kompas.com, Foto © IG @ftmaul_ @dendi_andika -BTNGC | 042020]
.

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: