Tatkala Memandang Dari Puncak Gunung Ciremai


.
Semua tampak mungil gokil. Begitulah kalau kita memandang dari tempat yang tinggi seperti gedung pencakar langit, bukit, dan tentu saja puncak gunung.
.
Tak hanya itu, dari ketinggian pun, bila beruntung kita bisa memandang warna langit yang warna warni tak melulu biru. Biasanya pagi atau sore kita bisa mendapatkan fenomena langit tadi.
.
Sayangnya tak semua orang punya kesempatan mencicipi panorama dari ketinggian karena segudang halangan. Misalnya takut ketinggian, belum ada waktu, dan ada pandemi Corona.
.
“Suka banget pemandangan dari ketinggian. Ada lautan awan. Apalagi saat sunrise dan sunset. Wow deh”, jawab Iso, pemuda pendaki asal Kuningan, Jawa Barat melalui whatsapp saat diminta komentar ketinggian (29/4).
.
“Cuma ya itu. Naiknya sengsara dan lama. Perlu persiapan matang logistik, fisik, dan mental”, tambahnya.
.
“Tapi kalau sudah di puncak, rasanya betah banget dan ingin berlama-lama di sana. Kalau sudah begitu jadi malas pulang. Karena terbayang kaki nyut-nyutan sepanjang jalur”, tutupnya.
.
#sobatCiremai sabar ya!. Tunda dulu hasrat untuk mendaki puncak Jawa bagian barat karena pandemi Corona belum usai. So, yakinlah semua akan indah pada waktunya.
.
[Teks © Tim Admin, Foto © Iso -BTNGC | 042020]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: