Bahas Wisata Dan Covid 19, Dinas Porapar Kuningan Kunjungi Balai TNGC

Birokrat pemerintah tetap bekerja meski di tengah pandemi Covid 19. Benar, seperti yang dilakukan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Porapar) Kuningan, Jawa Barat yang mengunjungi Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) kemarin (30/4).

Toto Toharuddin, Kepala Dinas Porapar yang didampingi beberapa jajaran pejabat strukturalnya terpantau melakukan prosedur pencegahan virus Corona sebelum memasuki kantor Balai TNGC. Ya, mereka melakukan cek suhu tubuh, cuci tangan, dan mengenakan masker.

Kedatangan para Inohong (orang penting, red) Kuningan ini disambut hangat Kuswandono, Kepala Balai TNGC beserta beberapa pejabat dan staf di ruang rapat.

“Sampurasun. Wilujeng sumping di kantor kami”, sambut Kuswandono.

Kemudian Kuswandono memaparkan pengelolaan wisata alam gunung Ciremai yang berbasis masyarakat setempat melalui lembaga koperasi. Sedangkan untuk legalitasnya menggunakan Izin Usaha Pemanfaatan Jasa Wisata Alam (IUPJWA).

Tak lupa, Kuswandono juga menyampaikan latar belakang, dinamika, dan tantangan pengelolaan wisata alam gunung Ciremai. Misalnya terkait wabah Corona ini.

“Saat ini semua lokasi wisata alam gunung Ciremai sedang ditutup karena pandemi Covid 19”, ujarnya.

Selepas itu, Kepala Dinas Porapar mengutarakan maksud kedatangannya.

“Pertama, tentu silaturahmi. Karena saya baru menjabat pada awal bulan April ini”, ungkapnya.

“Kemudian, sinkronisasi penanganan dampak bencana covid 19 terutama terhadap wisata alam. Memang ini situasi yang sulit. Namun mari bersama-sama kita sosialisasikan supaya masyarakat tetap kondusif”, tambahnya.

“Dan yang paling penting yakni sinkronisasi pengelolaan masa depan wisata alam Kuningan termasuk TNGC. Karena kami selaku pemerintah daerah mesti punya andil besar dalam pariwisata di gunung Ciremai”, jelasnya.

Sementara itu Agus Yudantara, Humas Balai TNGC usai pertemuan itu mengatakan, “Kami memang harus koordinasi kepada pemerintah daerah dalam pengelolaan wisata alam khususnya antisipasi libur lebaran nanti. Kan biasanya ramai pengunjung”.

“Tapi kemungkinan besar, wisata alam gunung Ciremai masih ditutup saat libur lebaran. Karena situasi pandemi Corona masih terjadi. Bahkan Kuningan akan mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)”, tambahnya.

#sobatCiremai, mari kita disiplin dalam pencegahan dan penanganan virus Corona ini agar semua kembali normal.

[Teks & Foto © Tim Admin -BTNGC | 042020]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: