Reaksi Daun Putri Malu

Putri Malu atau “Mimosa pudica” ialah perdu pendek anggota suku polong-polongan yang mudah dikenal karena daun-daunnya yang dapat secara cepat menutup dengan sendirinya saat disentuh.

Sebenarnya beberapa tumbuhan polong-polongan pun pemalu seperti putri malu. Tapi reaksi Putri Malu lebih cepat daripada jenis tumbuhan lainnya.

Kelayuan daun Putri Malu bersifat sementara karena setelah beberapa menit keadaannya akan pulih seperti semula.

Nah penyebab menutupnya daun Putri Malu karena perubahan tekanan turgor pada tulang daun. Rangsang tersebut juga bisa dirasakan daun lain yang tidak ikut tersentuh.

Gerak ini disebut “seismonasti” yaitu rangsang sentuhan atau “tigmonasti”.

Sebenarnya tumbuhan ini juga menguncup saat matahari terbenam dan merekah kembali setelah matahari terbit.

Biasanya ia menutup daunnya untuk melindungi diri dari hewan pemakan tumbuhan yang ingin memakannya.

Warna daun bagian bawah tanaman putri malu juga berwarna lebih pucat. Dengan demikian hewan yang tadinya ingin memakan tumbuhan ini akan berpikir bahwa tumbuhan tersebut telah layu. Lalu ia tidak berminat lagi untuk memakannya.

#sobatCiremai, begitulah sifat-sifat Putri Malu. So, mari kenali tumbuhan sekitar kita melalui internet.

[Teks & Foto © Tim Admin-BTNGC | 052020]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: