Begini Isi Obrolan MPGC Kuningan Hadapi Adaptasi Kebiasaan Baru


.
Cuaca sejuk cenderung dingin tanpa ampun menerjang kami sejak memasuki loket hingga Bale Budaya wisata alam bumi perkemahan (buper) Palutungan, desa Cisantana, Cigugur, Kuningan, Jawa Barat, kemarin (4/6).
.
Saat kami hampir sampai di pasanggrahan sederhana itu, telah tampak barisan melingkar rapi para masyarakat Mitra Pariwisata Gunung Ciremai (MPGC) Kuningan.
.
Mereka kompak mengenakan masker dan duduk bersila agak berjauhan satu sama lain. Sementara di satu sudut, tampak botol untuk mencuci tangan.
.
Hari itu Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) memang dijadwalkan bersua MPGC Kuningan wilayah selatan. Acara ini merupakan lanjutan pertemuan dengan MPGC Kuningan wilayah utara beberapa hari lalu di wisata alam Batu Luhur, desa Padabeunghar, Pasawahan, Kuningan.
.
“Minal aidzin walfaidzin,” buka Kuswandono, Kepala Balai TNGC.
.
Beliau mengajak MPGC mesti selalu ‘up to date’ informasi perkembangan pandemi Covid-19 baik dari pemerintah pusat maupun daerah.
.
“Mari kita pantau, pahami, dan patuhi semua kebijakan pemerintah terkait penanganan virus Corona,” katanya.
.
Ajakan Kepala Balai TNGC tadi mendapat dukungan penuh dari Didik Sujianto, Kepala Sub Bagian Tata Usaha.
.
“Saya pasti mendukung kebijakan itu dari sisi administrasi,” ucapnya.
.
Kuswandono menambahkan, “Selain itu kita juga harus mulai memikirkan bagaimana protokol pengelolaan wisata alam saat pandemi sehingga bila suatu saat nanti dibuka, kita sudah siap,” ajaknya.
.
San Andre Jatmiko, Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Kuningan menambahkan bahwa MPGC harus mau konsisten dengan penerapan protokol bila nanti dibuka.
.
“Mari bersama kita pikirkan dan cari solusinya terutama soal penyediaan peralatan. Misalnya masker, tempat cuci tangan, alat cek suhu, dan Alat Pelindung Diri (APD)”, katanya.
.
Hadirin menanggapi pembicaraan itu. Salah satunya Endun, pengelola jalur pendakian Palutungan.
.
“Kalau tempat cuci tangan dan masker mah kayanya kami juga siap menyediakan bagi pengunjung. Namun untuk alat cek suhu dan APD mah kami perlu pikir-pikir dulu”, ungkapnya yang dianggukan hampir semua MPGC yang hadir.
.
Menanggapi hal itu, Agus Yudantara, Humas Balai TNGC berkata, “Mengenai alat cek suhu dan APD akan kami konsultasikan dengan instansi kesehatan daerah dan atau pihak terkait lainnya”.
.
Diakhir acara, Kuswandono mengatakan akan menyampaikan usul dan saran pada pertemuan itu kepada pemerintah daerah dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).
.
“Hasil rapat ini akan kami koordinasikan pihak terkait, termasuk tim satuan tugas penanganan Covid-19 di Kuningan. Mudah-mudahan kita mendapatkan jalan terbaik,” tutupnya.
.
#sobatCiremai bagaimana kelanjutannya?. Nantikan hasil pertemuan dengan MPGC Majalengka di medsos kami ya. So, be patient waiting at our home.
.
[Teks © Tim Admin, Foto © Tim Admin & Koezky -BTNGC | 062020]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: