Hidroponik, Alternatif Bertani Saat Pandemi

Hidroponik merupakan budidaya menanam dengan memanfaatkan media air tanpa menggunakan media tanah. Jadi cara ini menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi tanaman.

Hebatnya, kebutuhan air pada sistem hidroponik justru lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Oleh karenanya, sistem ini cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas dan lahan yang sempit.

Media yang dibutuhkan hidroponik cukup mudah. Misalnya sekam bakar dan busa serta bahan lain yang bisa tahan atau mengapung di air.

Saat pandemi Covid-19 begini, cocok banget nih menjajal hidroponik seperti yang dilakukan Yusup Oeblet, seorang musisi, seniman, dan budayawan asli Kuningan, Jawa Barat.

Dalam sebuah video yang ia dibagikan, Oeblet memperagakan cara mudah menanam Kangkung yang terapung di air.

“Tinggal begini saja lalu taruh di atas air. Kangkung akan tumbuh. Mudah sekali.,” ungkapnya di padepokan Bumi Seni Tarikolot, desa Sukamukti, Jalaksana, Kuningan (9/6).

Seakan tak mau kalah, Joe Pamungkas, pemuda desa Bongas Wetan, Sumberjaya, Majalengka pun turut menjadi petani hidroponik.

“Saya menggunakan hidroponik hampir 9 bulan sejak September 2019,” kata Joe melalui email (12/6).

Menurut Joe, modal awal bertani hidroponik berbekal lima ratus ribuan saja.

“Cukup murah kan?. Dengan modal segitu bisa membuat instalasi hidroponik yang dapat digunakan untuk waktu yang lama lho,” ungkapnya.

Joe, bertani hidroponik di lahan tidak produktif. Ia menanam aneka sayuran seperti Kangkung, Bayam, Pakcoy, Salada, dan Caisim.

“Hasil panen satu instalasi cukup buat makan satu mingguan. Jadi, hidroponik sangat cocok untuk ketahanan pangan keluarga. Dan anak muda jangan malu jadi petani. Justru harus bangga,” pungkasnya.

Sehari sebelumnya, Nino, seorang Content Creator di pusat Kuningan pun diketahui menyukai tanaman hidroponik. Hal ini terungkap dari deretan pipa di belakang rumahnya yang digunakan untuk hidroponik.

“Daripada pergi jauh dan berdesakan di pasar. Kan lebih higienis menanam dan memetik sendiri. Mantaplah, setiap hari bisa panen,” kata Nino (11/6).

#sobatCiremai pun tertarik hidroponik?. Yuk kita lakukan dari sekarang untuk menggalang sistem ketahanan pangan.

[Teks & Foto © Tim Admin & IG @joe_pamungkas7 @oeblet -BTNGC | 062020]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: