Ini Lho Pesan Medina Kamil dan Kuswandono Soal Bekal ‘Traveling New Normal’


.
Kita tahu, protokol ‘new normal’ atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang digaungkan oleh pemerintah pusat selepas Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menjadi bahasan yang menarik diperbincangkan berbagai kalangan.
.
Nah, salah satu hal menarik terkait protokol tersebut yakni pembukaan kembali sektor pariwisata. Namun apakah ‘traveler’, pengelola, dan pihak pendukung lainnya sudah siap?. Ya, tema inilah yang diangkat dalam diskusi virtual Sejuk Sapa yang digawangi Dinni, salah satu penggiat alam dan pariwisata Indonesia.
.
Bincang online tadi malam (8/6) menarik 40-an peserta dari berbagai pulau di Indonesia seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
.
Panitia menghadirkan dua narasumber yang cukup laris diundang pada zoom meeting, khususnya soal aktivitas di alam.
.
Pertama, ada si cantik yang suka berpetualang, Medina Kamil. Kemudian hadir pula Kuswandono, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) sebagai narasumber.
.
“Kemarin nyoba belanja ke pasar deket rumah. Dan kesannya ngeri banget. Banyak orang nggak pake masker dan nggak jaga jarak satu sama lain,” ungkapnya saat ditanya ‘host’ soal disiplin masyarakat saat PSBB.
.
Medina Kamil mengungkapkan dirinya sudah tiga bulan nggak jalan-jalan alias di rumah saja. Ia merasa bosan karena terakhir kali ‘traveling’, ya ke Ciremai pada Desember tahun lalu untuk cek jalur pasca kebakaran hutan bersama Tim Jelajah 54 Taman Nasional.
.
Menurutnya, cukup penting berwisata biar pikiran ‘fresh’.
.
“Namun ‘traveler’ wajib mematuhi protokol ‘new normal’. Misalnya membawa peralatan sendiri, jangan rental. Karena harus bisa memastikan alat itu steril dari Corona supaya nggak tertular. Jangan ‘sharing’ gelas, piring, ‘sleeping bag’, dan matras. Yang paling penting, ya harus bawa surat keterangan sehat dari Covid 19 biar kita nggak menulari orang lain,” katanya panjang lebar.
.
“Aku paling gemas kalau lihat ‘traveler’ yang nggak ‘safety’ dan terkesan asal-asalan. Karena bahaya buat dia sendiri juga buat orang lain,” tambahnya sambil menunjukan ekspresi gemas.
.
“Jadi, kalau mau ‘traveling new normal’ mending ke tempat yang deket dari rumah kita aja. Jangan lupa terapkan tuh protokolnya. Kalau nggak mau ribet, ya di rumah saja kaya aku,” tutupnya sambil tersenyum manis.
.
Kemudian giliran Kuswandono memberi wejangan.
.
“Efek pandemi Corona bagi sektor pariwisata tentu sangat besar. Misalnya di gunung Ciremai. Wisata alam di sana dikelola masyarakat setempat. Saat pandemi, ya mereka ‘vakum’ tak ada penghasilan dari aktivitas wisata. Dan ini sudah berlangsung tiga bulan,” ujarnya mengawali pembicaraan.
.
Kuswandono juga mengatakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) melalui Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) sedang menyiapkan draft protokol ‘new normal’ bagi wisata alam kawasan konservasi.
.
“Secara umum, protokol tersebut mengacu pada protokol transportasi, niaga, dan peribadatan yang sudah diterapkan saat ini. Tentu ada tambahan yang lebih rinci terkait pedoman berwisata alam. Misalnya protokol ‘tracking’ tentu berbeda dengan protokol kemping. Saat ‘tracking’ tentu tak boleh bergerombol. Saat kemping, tenda hanya diisi dua orang berkerabat. Dan yang terpenting, ya harus punya surat keterangan bebas Covid-19,” terangnya.
.
Kemudian beliau mengatakan pembukaan kembali wisata alam gunung Ciremai mesti sejalan dengan arahan pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
.
“Di gunung Ciremai, setidaknya ada tiga pihak terkait yakni pengelola, pengunjung, dan pemerintah daerah kabupaten Kuningan dan Majalengka dalam berperan penting dalam ‘new normal’ wisata alam nanti”, katanya.
.
“Memang perlu keseriusan untuk mau menerapkan kebiasaan ‘new normal’ mulai dari diri sendiri. Misalnya rajin cuci tangan, menggunakan masker, dan jaga jarak. Ya, kita mesti optimis bisa menerapkannya,” katanya.
.
Pamungkas, beliau setuju dengan pesan Medina Kamil kepada calon pengunjung.
.
“Jadi, kalau mau ‘traveling new normal’ lebih baik berkunjung ke tempat yang deket dari rumah saja. Kalau nggak mau ribet, ya di rumah saja,” tutupnya diakhir acara yang usai pukul 10 malam.
.
Begitulah obrolannya #sobatCiremai. So, wait and see what happens later, ok!.👌
.
[Teks & Foto © Tim Admin -BTNGC | 062020]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: