Edelweiss Bersemi, Pendaki Gunung Ciremai Wajib Menjaganya


.
Edelweiss atau dikenal sang bunga abadi mulai bersemi di sekitar area puncak gunung Ciremai. Ia tumbuh pada ketinggian 2800 sampai 3000 meter di atas permukaan laut (mdpl).
.
Hal ini dibenarkan petugas Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Hendri Hariyadi.
.
“Pasca bencana kebakaran hutan area puncak setahun lalu, Edelweiss mulai tumbuh kembali dengan bantuan penghujan kemarin. Iya, vegetasi itu bangkit dengan pemulihan ekosistem alami,” katanya (24/8).
.
Lebih jauh, Hendri mengungkapkan ada empat jenis Edelweiss yang hidup di gunung Ciremai.
.
“Yang populer itu Edelweiss Jawa atau ‘Anaphalis javanica’. Ada juga ‘Anaphalis longifolia’, ‘Anaphalis maxima’, dan ‘Anaphalis viscida'”, ungkapnya.
.
Menurutnya, Edelweiss masih menyimpan potensi keanekaragaman hayati yang belum terungkap.
.
“Edelweiss sudah menjadi salah satu bahan dalam formula Plant Growth Promoting Rhizhobacteria (PGPR). Saya yakin masih banyak yang bisa digali darinya,” katanya.
.
Dihubungi terpisah, Humas Balai TNGC, Agus Yudantara mewajibkan pendaki untuk mematuhi prosedur pendakian. Salah satunya yang terkait dengan konservasi Edelweiss.
.
“Iya. Kami wajibkan kepada seluruh pendaki supaya tidak mengganggu habitat Edelweiss di area puncak gunung Ciremai. Mereka wajib menjaganya,” ujarnya (24/8).
.
Lebih jelas, namun Agus menerangkan pendaki diperbolehkan menikmati vegetasi Edelweiss secara terbatas.
.
“Kalau sekedar memotret, ya boleh saja. Asalkan jangan dipetik dan dibawa pulang!,” tegasnya.
.
Agus memungkas, setiap pendaki tidak diperkenankan menyalakan api di sekitar vegetasi Edelweiss untuk menghindari bencana kebakaran hutan.
.
#sobatCiremai, mari tunjukkan kalau kita adalah pendaki bijak dan cerdas. Salah satunya dengan membiarkan Edelweiss tumbuh di habitatnya.
.
[Teks © Tim Admin, Foto © Tim Admin, IG @nokeli_ @alfiialwafa_ @yesinuryani03 -BTNGC|082020]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: