Jelang Agustusan, Kuota Pendakian Gunung Ciremai ‘Full Booking’


.
Hari kemerdekaan Indonesia ke 75 merupakan momen kebahagiaan publik tanah air. Oleh karenanya seluruh elemen publik pun pasti sudah mempersiapkan acara pada hari suka cita tersebut. Misalnya mendaki gunung Ciremai.
.
Iya kita tahu, sejak 8 Agustus 2020, tiga jalur pendakian gunung Ciremai telah dibuka yakni Linggajati di desa Linggajati, Cilimus; Linggasana di desa Linggasana, Cilimus; dan Palutungan di desa Palutungan, Kuningan. Namun untuk jalur pendakian Apuy di Majalengka masih ditutup hingga 18 Agustus mendatang.
.
Kuota harian jalur pendakian Linggajati tersedia 35 tenda di Transit Camp (TC) untuk 69 pendaki. Jalur Linggasana tersedia 33 tenda di TC untuk 65 pendaki. Jalur Palutungan tersedia 75 tenda di TC untuk 149 pendaki.
.
“Untuk 15 dan 16 Agustus 2020, kuota harian sudah full booking. Jumlah total selama dua hari itu mencapai 286 tenda di TC untuk 566 pendaki. Ya, itu kouta 30 persen,” jelas Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) Didik Sujianto melalui Humas Agus Yudantara, kemarin (10/8).
.
Agus mengajak para pendaki agar mematuhi semua prosedur pendakian dan protokol kesehatan ‘new normal’ yang telah ditetapkan.
.
“Dalam pendakian dua hari semalam, semua wajib patuh pada prosedur, termasuk menunjukan surat keterangan bebas Covid 19 bagi pendaki dari luar Kuningan, Majalengka, Cirebon, dan Indramayu,” jelasnya.
.
Selain dua paket ketentuan tadi, para pendaki juga mesti turut mencegah bencana kebakaran hutan.
.
“Harap bereskan dengan tertib alat masak setelah digunakan. Jangan sampai api tak terkendali sehingga menimbulkan bencana,” pungkasnya.
.
#sobatCiremai yang tak kebagian kouta, silakan jadwalkan kembali rencana pendakian pada pra atau pasca agustusan di website gunung Ciremai. So, jadilah pendaki bijak dan cerdas bagi diri sendiri, orang lain, dan lingkungan hidup.
.
[Teks © Tim Admin, Foto © PPGC -BTNGC|082020]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: