Inilah Kiprah Sejumput Lumut

Di sepanjang empat jalur pendakian dan atau di bagian lain hutan gunung Ciremai, tentu sobat pernah menjumpai berbagai jenis tumbuhan. Salah satunya Lumut. Lumut itu apa sih?.

Lumut merupakan sekumpulan tumbuhan kecil yang menjadi perintis sebelum ada tumbuhan lain yang tumbuh di tempat tersebut. Nah walaupun ukurannya kecil, namun tumbuhan ini mampu membuat koloni dan dapat tumbuh menjangkau area yang sangat luas.

Lumat ada banyak jenisnya lho. Namun para ahli tumbuhan telah mengelompokkannya menjadi 3 jenis yakni Lumut Hati atau ‘Hepaticopsida’, Lumut Tanduk atau ‘Anthocertopsida’, dan Lumut Daun atau ‘Bryopsida’.

Dari tiga jenis kelompok tadi, para ahli memperoleh kesimpulan manfaat Lumut bagi kita. Misalnya Lumut bisa menjadi ‘sumber air’. Ya, sel tumbuhan Lumut menyerupai spons sehingga mampu menyimpan air. Nah bagi kalangan pendaki atau pegiat alam, Lumut sangat berguna untuk survival. Caranya, Lumut yang masih basah dikumpulkan. Lalu peras di atas kain yang bersih dan kemudian air yang dihasilkan dapat diminum.

Lumut juga bisa sebagai penunjuk arah. Benar, karena Lumut yang ada di hutan selalu tumbuh ke arah barat. Kenapa?. Sebab tumbuhan selalu memerlukan cahaya matahari untuk berfotosintesis agar tetap hidup, maka dari itu pepohonan dengan daun yang lebat mengarah ke datangnya matahari terbit di timur. Sedangkan Lumut membutuhkan kelembaban untuk tumbuh sehingga ia selalu mencari area yang tidak terkena matahari secara langsung yakni ke arah barat di mana matahari selalu lebih rendah ketika akan terbenam.

Lumut mampu menyerap air dengan baik sehingga dapat menjaga kepadatan tanah agar tak erosi.

Selanjutnya Lumut pun bisa menjadi bahan baku obat terutama Lumut Daun dan Lumut Hati. Dua jenis Lumut tadi bisa menghasilkan obat hepatitis, jantung, pneumonia, dan hipertensi.

Pamungkas, Lumut pasti mampu menghasilkan oksigen. Mengapa?. Mungkin sobat tahu jawabnya?.

sobatCiremai, ternyata cukup banyak manfaat Lumut bagi kita ya. Coba sobat tambahkan manfaat Lumut selain yang sudah disebutkan tadi!.


Mari kenali, manfaatkan secara lestari, dan cintai potensi keanekaragaman hayati sekitar kita.

[Teks & Foto  © Rofadia-BTNGC|102020]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: