Pesona Desa Cibuntu, Wisata Alam Di Kaki Gunung Ciremai

Mumpung akhir pekan, yuk segarkan pikiran kita dengan berwisata alam. Ya, godaan kali ini datang dari desa wisata Cibuntu, Pasawahan, Kuningan, Jawa Barat.

Desa penyangga kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) yang asri ini merupakan paket komplit bagi penikmat wisata alam.

Bagaimana tidak, selain Curug (air terjun, red) Gongseng yang berada dalam kawasan TNGC, Cibuntu juga menawarkan daya tarik khas pedesaan kaki paku bumi yang masih asri.

Hmm, kita ke Curug Gongseng dulu ya. Air terjun ini tampak eksotik karena berada dalam kepungan batu andesit yang memantulkan cahaya matahari.

Meskipun jatuhan air terjunnya tak terlalu deras, tapi sobat masih bisa menikmati sensasi percikan air di bawahnya.

Selain curug, Cibuntu juga punya segudang daya tarik lain di luar kawasan TNGC yang amat sayang dilewatkan begitu saja.

Bila sobat datang bersama rombongan besar, maka akan disambut dengan upacara adat Sunda di halaman Pendopo sambil meneguk minuman Jahe Sereh (Jasreh).

Kemudian wisatawan akan dibawa ke area wisata pendidikan seperti peternakan domba, pesawahan, kerajinan gerabah, dan kerajinan alat musik Sunda.

Selepas itu, wisatawan dibawa ke beberapa tempat peninggalan masa lalu seperti petilasan Laksamana Cheng Ho, batu kursi, dan beberapa Lingga-Yoni.

Saat matahari mulai tergelincir ke barat, jangan lewatkan singgah ke perkebunan karet yang “instagramable” banget sambil menikmati senja di pematang sawah.

Bila hari sudah gelap, sobat bisa bermalam dengan mengelar tenda di sekitar Curug Gongseng. Bila ingin lebih nyaman lagi, silakan menginap di “Home Stay”.

Yup, ada 60an “Home Stay” di desa Cibuntu lho. Penginapan rumah ini sudah diakui sebagai akomodasi nomor wahid dalam penghargaan Anugerah Pesona Indonesia 2017 silam.

Oh ya, Cibuntu juga rutin menggelar acara Sedekah Bumi setiap tahun untuk ‘ngamumule’ (melestarikan, red) budaya agraris masyarakat Sunda.

Sedekah Bumi digelar selama 7 hari 7 malam lho. Acaranya yakni pengajian, tari tradisional, pencak silat, wayang golek, dan ‘kaulinan budak baheula’ (permainan anak zaman dulu). Cek aja IG @pesonacibuntu , ok!

Bila #sobatCiremai mau ke sini, “prepare” dulu ya. So, ayo wisata alam. Ayo ke taman nasional!.

[Teks © Tim Admin, Foto © IG @dwindaha @pesonacibuntu @selladesiana @riry.nayzaviyana12 @pesonakuningan -BTNGC|122020]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: