Begini Keunikan Beringin Pencekik


.
Beringin pencekik adalah salah satu tumbuhan khas Indonesia yang termasuk ‘ordo Rosales’ dan memiliki nama ilmiah  ‘Ficus annulata’.
.
Di Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), lokasi penyebaran tumbuhan ini  terdapat di dataran rendah sampai dengan ketinggian 1500 meter di atas permukaan laut (mdpl).
.
Pohon ini memiliki keunikan tersendiri dari pertumbuhan maupun cara bertahan hidupnya. Keunikan ini terlihat dari cara ia mengawali hidup sebagai parasit atau hidup menumpang dari pohon lain. Kemudian setelah besar mematikan pohon inang dengan cara mencekiknya.
.
Kehidupan Beringin pencekik ini berawal dari biji yang dibawa oleh satwa liar seperti Monyet atau burung. Biji tersebut kemudian terjatuh dan tersangkut di tajuk pohon. Setelah bersemai kemudian menjadi parasit yang menempel di cabang pohon.
.
Awalnya Beringin pencekik ini memenuhi seluruh kebutuhan hidupnya dari menghisap zat hara dari pohon inang. Setelah akarnya tertancap kuat pada inang, akar-akar sulur tumbuh ke bawah. Kemudian merambat dan membelit pohon inang itu untuk mendapatkan asupan makanan secara langsung dari tanah hutan. Seiring berjalannya waktu, belitan akar sulur dan rimbun tajuk Beringin akan mengalahkan pohon inang dalam menyerap makanan dari tanah dan mendapatkan sinar matahari. Dengan demikian, secara perlahan ia akan mengakibatkan kematian pohon inangnya.
.
Menariknya, Beringin pencekik dapat memberikan manfaat yang sangat besar bagi burung pemakan buah dan penghuni hutan lain karena ia mampu memproduksi buah dalam jumlah yang sangat besar, masak dalam waktu yang cepat dan berbuah sepanjang musim.
.
#sobatCiremai, keunikan Beringin pencekik merupakan bagian dari harmonisasi kehidupan alam yang menunjukkan keterkaitan dan ketergantungan antara tumbuhan dan satwa liar. So, mari kenali tumbuhan sekitar kita.
.
[Teks & Foto © Yusuf – BTNGC|012021]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: