Dua Sejoli Elang Jawa ‘Terciduk’ Petugas PEH Gunung Ciremai

Ternyata, bersamaan dengan temuan seekor anak Elang Hitam atau ‘Ictinaetus malayensis’, petugas Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) memergoki dua ekor Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) yang melintas di atas mereka (25/1).

“Tadinya kami mengira sepasang ‘raptor’ itu merupakan Elang Hitam. Namun setelah mencermati jepretan kamera, kami simpulkan bahwa mereka adalah sepasang Elang Jawa,” kata petugas PEH, Hendra Purnama melalui sambungan telepon (26/1).

Hendra menjelaskan, Elang Jawa dapat diketahui dari bulu keemasan yang ia miliki. Selain itu, Elang Jawa pun punya jambul pada bagian kepala. Jambul inilah yang paling mudah dilihat untuk membedakan ia dengan jenis burung pemangsa lain.

“Setelah memastikan dua sejoli itu merupakan Elang Jawa, lalu kami akan mengambil langkah selanjutnya untuk mengetahui apakah mereka ‘pendatang’ baru ataukah mereka hanya sedang ‘bermain’ saja ke luar area jelajahnya,” ungkap Hendra.

Menurut Hendra, sampai Januari 2021, tim Elang telah mencatat keberadaan 11 ekor Elang Jawa yang mengudara di langit Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah II Majalengka, Jawa Barat.

“Bila dua Elang Jawa tadi ‘pendatang’ baru, tentu akan menambah populasi mereka di wilayah kerja kami,” pungkasnya.

sobatCiremai, bagaimana kelanjutan roman dua sejoli Elang Jawa tadi?. Pantengin saja ‘update’ informasi tersebut di medsos gunung Ciremai.


So, mari kenali, cintai, dan lestarikan satwa liar sekitar kita.

[Teks © Tim Elang & Tim Admin, Foto © Tim Elang -BTNGC|012021]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: