Indahnya Bungur Bermekaran, Sang Peneduh Jalan

Saat awal musim penghujan seperti ini, coba sobat luangkan waktu untuk melintasi kaki gunung Ciremai di sepanjang jalan pertigaan Linggajati hingga Open Space Linggajati, Cilimus, Kuningan, Jawa Barat.

Lalu tengadahkan pandangan ke barisan atas pepohonan yang berjejer di sepanjang jalan itu, niscaya sobat akan menjumpai bunga indah yang tumbuh di tajuk pepohonan tersebut. Ya, bunga cantik itu ialah Bungur atau “Lagerstroemia”.

Konon, jejeran pohon Bungur ini telah ada sejak zaman penjajahan Belanda sebagai penghias jalan. Maklum, pada zaman itu kawasan Linggajati memang dikenal sebagai pemukiman orang Belanda.

Yup, Bungur ialah sejenis tumbuhan berwujud pohon atau perdu yang dikenal sebagai pohon peneduh jalan atau pekarangan.

Tubuh pohon ini bisa mencapai 10 sampai 30 meter dengan batang bulat. Sedangkan pangkalnya berwarna cokelat muda. Kulit kayunya tipis dan mudah terluka. Sepintas, pohon ini mirip dengan pohon Jambu Batu.

Bunga Bungur majemuk berwarna merah muda, keunguan dengan kelopak yang kusut. Ia tersusun dalam malai yang panjangnya 10 sampai 50 centimeter (cm). Mahkotanya keluar dari ketiak daun atau ujung ranting. Bila bunga ini mekar bersama-sama akan tampak indah.

Sedangkan daunnya tunggal dan bertangkai pendek. Helaian daun berupa “oval” dan “elips” tapi tidak tipis seperti kulitnya. Panjang daun Bungur antara 9 sampai 28 cm dengan lebar 4 sampai 12 cm dengan warna hijau tua.

Nah, perbanyakan anakan tumbuhan Bungur diambil dari biji yang keluar setelah proses pembungaan selesai. Selain itu, pohon Bungur bisa juga diperbanyak dengan cara pencangkokan.

Namun jangan sembarangan melakukan perbanyakan tanpa izin instansi berwenang ya. Karena pohon Bungur dilindungi peraturan perundangan yang berlaku.

sobatCiremai ada yang tahu manfaat pohon Bungur?. Coba tuliskan di kolom komentar ya!.

Oh ya, mumpung bunga Bungur belum berguguran, yuk abadikan dengan jepretan kamera!.

So, mari kenali, cintai, dan manfaatkan secara bijak tumbuhan sekitar kita.

[Teks & Foto © Tim Admin-BTNGC | 012020]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: