Menguak Cerita Goa Kajayaan: Rumah Singgah Wali Songo Di Gunung Ciremai


.
Satu hari (12/1) yang tak begitu cerah, @gunung_ciremai berkesempatan menyambangi sudut tersembunyi di sisi utara lereng gunung Ciremai, Majalengka, Jawa Barat.
.
Di tempat yang rimbun oleh pepohonan itu telah berdiri dua pria yang menanti kedatangan kami. Setelah ‘say hallo’, mereka langsung menunjukan spot unik lubang pada batu. Ya, goa Kajayaan.
.
“Itu di sana ada Goa Kajayaan,” tunjuk Kang Dedi Tato, Ketua Forum Ciremai yang sekaligus merangkap Ketua Mitra Pariwisata Gunung Ciremai (MPGC) Leles, desa Padaherang, Sindangwangi, Majalengka.
.
Menurut Kang Dedi Tato, goa Kajayaan sempat menjadi rumah singgah bagi para Wali Songo yang saat itu sedang gencar menyebarkan ajaran Islam di desa tersebut.
.
“Menurut cerita yang saya dengar dari Kakek, memang goa ini pernah jadi tempat istirahat Wali Songo. Tuh di sana ada mata air yang saat itu menjadi tempat wudlu,” tuturnya.
.
Setelah kami dekati, benar saja di sana terdapat mata air yang amat jernih.
.
Kang Dedi Tato melanjutkan ceritanya, “Seperti yang kita lihat sekarang sebagian goa ini sudah ambruk. Pasalnya, konon sekitar 1943 ada dua sejoli yang berbuat tak senonoh dalam goa. Lalu perbuatan bejat mereka kepergok warga. Saat warga mendekat ke mulut goa, tiba-tiba sebagian goa ambruk. Mungkin jasad dua sejoli itu masih ada di bawah tumpukan batu ini”.
.
Dari pantauan visual, goa Kajayaan tergolong goa alami meskipun kita tak menemui ‘stalaktit’ dan ‘stalakmit’.
.
Goa ini terdapat pada suatu lembah cukup luas dengan batas dinding tebing yang amat curam. Di tengah tebing itu ada lubang. Itulah goa Kajayaan.
.
#sobatCiremai, ternyata gunung Ciremai masih banyak menyimpat spot tersembunyi yang belum kita ketahui. So, mari kenali, cintai, dan rawat lingkungan sekitar kita.
.
[Teks & Foto © Tim Admin -BTNGC|012021]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: