Kembali Diajak Menyusuri Gunung Ciremai melalui ‘Virtual Walk’

Pagi ini (17/2), Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) kembali diundang menjadi narasumber dalam ‘virtual walk’ yang diadakan oleh komunitas virtual jalan-jalan yang diinisiasi oleh Adez.

Berawal dari kondisi pandemi covid 19 yang membatasi kegiatan di luar dan berkerumun maka dibuatlah komunitas pecinta jalan-jalan yang dilakukan secara online.

“Sambil berolahraga, sambil juga jalan-jalan,” itu ide yang disampaikan pendirinya, Adez. Kegiatan bisa dilakukan dari rumah dengan menggunakan pakaian yang nyaman.

Tak hanya dalam negeri, jalan-jalan ini juga sudah mengunjungi 80 lokasi wisata alam dengan jumlah peserta terbanyak yaitu Genting Highland, Malaysia; Vancouver Canada; Paris, Perancis; Tainan Taiwan; Mount Fuji dan Ginza Tokyo, Jepang; dan Apple Park, Amerika Serikat.

Jumlah anggota komunitas ini 800 orang yang berasal dari seluruh Indonesia. Nah, sedangkan virtual jalan-jalan ke gunung Ciremai diikuti 45 orang.

Kepala Balai TNGC, Kuswando memandu perjalanan peserta menyingkap kawasan gunung Ciremai dari segala sisi. Film dokumenter Aku Ciremai mengawali perkenalan virtual kali ini. kemudian dilanjut Alunan Ciremai, Pendaki 10 Langkah, Pesona Kuningan, Majalengka Keren, dan jelajah wisata alam termasuk sepeda gunung.

“Gunung Ciremai sebagai hutan konservasi memiliki sumberdaya alam hayati yang sangat penting peranannya dalam penyangga kehidupan manusia. Tak hanya berperan secara ekologi, gunung Ciremai juga bersinggungan dengan aspek sosial yaitu masyarakat setempat yang secara psikologis sangat erat dengan kawasan,” kata Kepala Balai TNGC, Kuswandono.

Kuswandono menjelaskan, dalam memfasilitasi peranan aspek sosial, masyarakat penyangga terlibat dalam pengelolaan wisata alam yang jumlahnya saat ini hingga 69 lokasi, 46 lokasi diantaranya sudah berjalan.

Dalam memandu perjalanan, Kuswandono juga menjawab pertanyaan dari para hadirin. di antaranya bagaimana pembagian zonasi, bagaimana kalau bertemu dengan satwa liar, bagaimana kalau ingin datang ke Ciremai dan kelembagaan masyarakat yang mengelola wisata alam.

Virtual jalan-jalan pagi ini berlangsung mulai pukul tujuh hingga pukul setengah delapan. Tidak terasa sudah satu setengah jam perjalanan ini berlangsung. Namun sepertinya para peserta masih penasaran. Hmm, kalau penasaran, ditunggu loh kedatangannya ke gunung Ciremai tentunya kalau sudah kondisi aman ya.

Seru ya sobat, kondisi pandemi ini tidak menyurutkan semangat pecinta jalan-jalan. Banyak cara untuk tetap dapat beraktivitas normal, namun tetap mengedepankan 5 M ya. Masih ingatkan 5 M apa saja, ya jangan lupa untuk mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, membatasi perjalanan, dan menghindari kerumunan.

[Teks © Nisa, Foto © Tim Admin & Adez-BTNGC|022021]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: