Wow!. Ada Petilasan Laksamana Cheng Ho Di Kaki Gunung Ciremai?


.
Siang itu (10/2) @gunung_ciremai menyambangi Kampung Domba di desa wisata Cibuntu, Pasawahan, Kuningan, Jawa Barat yang merupakan salah satu desa penyangga Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC). Di sana ada batu-batu menyembul mirip batu nisan atau menyerupai ‘Yoni’.
.
Secara visual, memang sulit menyatakan kumpulan batu tersebut merupakan petilasan Laksamana Cheng Ho yang mashyur itu. Karena memang tampilan batu-batu tersebut polos tanpa ornamen khas Tionghoa.
.
Meski demikian, beberapa warga dan tokoh masyarakat setempat mengatakan situs tersebut merupakan petilasan Cheng Ho. Ya, cerita lisan tersebut mereka dapatkan secara turun-temurun.
.
“Para sesepuh memang mengatakan demikian. Tapi tentu hal ini mesti ditelusuri lebih lanjut oleh para pihak berwenang dan berkompeten,” kata Kepala Desa (Kades) Cibuntu, Haji Awam.
.
Haji Awam menuturkan dirinya juga punya keturunan Tionghoa.
.
“Kalau tidak salah, nenek saya pernah menikah dengan seorang Tionghoa. Namanya Liem Ciang Seng. Saya biasa memanggilnya abah Sam Seng,” tuturnya.
.
Menurut beliau, bila ‘pancakaki’ jauh ke belakang, bisa jadi memang Cheng Ho atau anak buahnya pernah singgah ke Cibuntu.
.
Argumen tersebut dikuatkan Ketua Kelompok Sadar Pariwisata (Pokdarwis) Cibuntu, Kang Adang.
.
“Di desa kami memang ada banyak situs berupa batu. Salah satunya situs yang kami sebut petilasan Babah Sam Po Kong,” katanya.
.
Terlepas dari semua itu, desa Cibuntu sangat terbuka bagi sejarawan dan arkeologi yang ingin meneliti situs tersebut.
.
Siapakah Cheng Ho?. Menurut mbah Google, Cheng Ho ialah seorang Kasim dari Kaisar Yongle pada zaman Dinasti Ming, Tiongkok di abad ke 15 masehi.
.
Cheng Ho mendapat 7 perintah pelayaran ekspedisi damai ke penjuru dunia selama periode 1405 sampai 1433 masehi. Salah satu rute pelayaran tersebut melintasi perairan laut Jawa dengan tujuan utama Kerajaan Majapahit.
.
Menurut Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Padjajaran, Profesor Nina Herlina, Cheng Cho sempat bersandar di pelabuhan Muara Jati, Cirebon pada 1415 masehi.
.
“Saat itu Cheng Ho hendak mengisi logistik terutama air tawar untuk bekal pelayara,” katanya kepada traveldotdetikdotcom November 2018 silam.
.
Cheng Ho pun menghadiahi cinderamata piring keramik bertuliskan Ayat Kursi kepada Sultan Cirebon.
.
Hmm, mungkinkah saat berada di Cirebon, Cheng Ho datang ke Cibuntu di kaki gunung Ciremai sejauh 30 kilometer dan meninggalkan petilasan di sana?.
.
Adakah #sobatCiremai sebagai mahasiswa sejarah mau menelitinya?. So, mari pelajari sejarah kita.
.
[Teks & Foto © Tim Admin-BTNGC|022021]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: