“Di Ujung Kampung Beuleukeueung Cintaku Tak Berujung”

SobatCiremai, iampung Beuleukeueung terletak di desa Payung, Rajagaluh, Majalengka, Jawa Barat. Kampung tersebut paling ujung letaknya dan berbatasan langsung dengan kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC).

Tidak mudah untuk menuju kampung tersebut walaupun bisa di akses dengan roda empat tapi yang baru ke sana mah rada deg-degan juga, karena tikungan dan tanjakan yang sangat tajam. Hanya yang bernyali besar saja bisa menuju kampung tersebut.

Nah, aktivitas warga setempat yakni bertani sawah, berkebun, dan beternak. Kalau kita amati sih biasa biasa saja di kampung tersebut. Tapi kalau meninjau dari sisi potensi ‘offside’, lokasi kawasan yang berbatasan dengan kampung tersebut sering sekali terjadi kebakaran dan juga masih ada yang suka melakukan perburuan dalam kawasan.

Ok, atas dasar itu Polisi Kehutanan (Polhut) mencoba menganalisa kenapa di wilayah tersebut sering terjadi kebakaran. Awalnya kami dekati dulu masyarakat yang ada di kampung itu dengan berkunjung dari rumah ke rumah, ajak ngopi bareng dan kita ajak ngobrol santai. Awalnya agak kaku juga sih, tapi lama-lama malah jadi senang juga. Hampir tiap minggu ngobrol bareng sama masyarakat yang ada di sana.

Kalau dibilang lelah ya lelah. Pasalnya mereka bisa berkumpul di malam hari atau pagi hari saja selepas dan sebelum mereka ke ladang atau ke sawah.

Alhamdulillah dalam waktu tidak begitu lama sudah terjalin Ikatan Cinta di antara kami. Bahkan kami sudah berjanji untuk menjaga gunung Ciremai dari segala ancaman.

Sobat, kami akan terus membagikan cinta alam dari kampung ke kampung lain.

[Teks © Dadan Polhut, Foto © Isis Polhut-BTNGC|032021]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: