Sasaladaan, Tumbuhan Liar Yang Bisa Diperhitungkan

Hai #sobatCiremai pasti sering menjumpai tumbuhan ini kan?. Benar, tumbuhan ini sering terlihat di sela bebatuan, tembok yang lembab, di ladang, dan atau di pekarangan.

Sasaladaan (Peperomia pellucida [L.] Kunth) dari family Piperaceae memiliki nama yang beragam seperti Ketumpangan Ayer (Sumatera), Sasaladaan (Sunda), Sladan, Rangu-Rangu, Suruhan (Jawa), dan Gofu Goroho (Ternate).

Tak hanya nama yang beragam, ternyata khasiatnya pun cukup melimpah lho. Apakah sobat tahu apa saja khasiatnya?.

Tumbuhan liar ini dapat meredakan sakit kepala pada saat demam, mengatasi nyeri pada rematik, penyakit asam urat, radang kulit, luka terpukul dan luka bakar ringan (Hembing, 2006).

Tumbuhan herba ini punya tinggi 10 sampai 20 centimeter (cm). Ia berbatang tegak, lunak, dan berwarna hijau muda.

Daunnya tunggal dengan panjang 1 hingga 4 cm dan lebar setengah sampai 2 cm. Pada ujung runcing, pangkal bertoreh dengan tepi rata. Sama seperti batangya, permukaan daun pun licin, lunak, dan berwarna hijau.

Bunganya majemuk, berbentuk bulir di ujung batang atau di ketiak daun, panjang bulir 2 sampai 5 cm, tangkai lunak, berwarna putih kekuningan.

Buah berbentuk bulat kecil, dan berwarna hijau. Bijinya bulat, berukuran kecil, dan berwarna hitam.

Apabila dicabut akan tampak akar serabut yang berwarna putih.

Nah, jika sobat ingin meredakan sakit kepala akibat demam, silakan gunakan daun Susuruhan sebanyak 15 lembar. Kemudian cuci dan diremas-remas. Lalu tempelkan pada dahi sebagai pilis. Selamat mencoba!.

[Teks & Foto ©Rofadia-BTNGC|032021]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: