Swadaya: Kita Bisa!

Kata swadaya sepertinya saat ini sudah mulai jarang kita dengar. Waktu saya kecil kata itu sering sekali diucapkan baik oleh pemerintah maupun kalangan masyarakat. Yah, seperti swadaya, swasembada dan swa lainnya begitu tidak asing dalam ingatan saya.

Tapi seiring berjalannya waktu, kata yang berbau swa itu sudah mulai pudar. Entah karena zaman yang sudah berubah atau watak dan prilaku manusia yang sudah berubah. Ya sudahlah. Kita sekarang akan bedah tentang swadaya.

Swadaya adalah tindakan yang dilakukan dengan daya, kemampuan, usaha, sumber yang dimiliki sendiri. Kalau saya sedikit perjelas yang sering berkaitan dengan kegiatan di taman nasional yaitu aktivitas yang dilakukan dengan daya dan upaya masyarakat itu sendiri sehingga tidak mengandalkan anggaran pemerintah. Lho kok bisa?. Hari gini masih ada yang gratisan. Yah bisa lah!.

Seperti  yang dilakukan beberapa waktu lalu oleh masyarakat kampung Beuleukeueung. Sedikit susah bacanya kan 😄😄. Kampung tersebut termasuk pangkuan desa Payung, Rajagaluh, Majalengka, Jawa Barat.

Mereka secara swadaya melakukan kegiatan pembuatan sekat hijau di perbatasan antara hutan rakyat dengan kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC). Upaya ini merupakan upaya pencegahan dini kebakaran hutan. Sungguh mulia memang apa yang mereka lakukan itu. Karena tanpa stimulan pemerintah, mereka bahu-membahu melakukan pencegahan kebakaran hutan. Mulai dari kakek-kakek sampai anak mudanya terjun ke lapangan membuat sekat bakar sambil menanam pohon.

Namun semua itu tidak terlepas dari dukungan moril Polisi Kehutanan (Polhut) yang tiada henti mengingatkan seraya mengajak masyarakat untuk menjaga dan melestarikan hutan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Beuleukeueung yang telah melakukan upaya ini dan juga teman-teman Polhut yang tiada henti sudi melaksanakan tugasnya,” ujar Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah II Majalengka, Jaja Suharja (5/3).

SobatCiremai, ternyata kita bisa berswadaya kita. So, mari berikan sebisa kita bagi hutan dan lingkungan.

[Teks © Dadan, Foto © Aswad-BTNGC |032021]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: