‘Vampir Pohon’: Bangun Tidur Ku Terus Nyanyi

Sesekali kita perlu menajamkan mata saat melewati rimbunan semak belukar, mungkin ada sesosok menarik untuk menambah pengetahuan kita. Kali ini mata tertuju pada sebuah kostum yang ditinggalkan oleh pemiliknya. Hayo silakan tebak, apakah sobat tahu kostum itu milik siapa?.🤔

Yup, nilai 100 bagi yang menebak Tonggeret. Kostum itu milik Tonggeret atau Garengpung yang telah berhasil ‘molting’ (ganti kulit, red). Nah kulit hasil dari ‘molting’ dikenal dengan istilah ‘Exuviae’ ya.

Tonggeret merupakan anggota dari ordo ‘Homoptera’ yang mengalami siklus hidup tidak sempurna. Maksudnya, satwa ini mengalami empat fase metamorfosis yaitu fase telur, nimfa, Tonggeret muda, dan Tonggeret dewasa.

Menariknya, pada saat fase nimfa, dia dapat bertahan 8 hingga 17 tahun terkubur di dalam tanah sebelum menjadi Tonggeret muda. 😱 Wow, lama sekali dia bersembunyi dan tidur ya.

Pada fase nimfa ini, dia bertahan hidup dengan cara menghisap cairan pembuluh pada akar pohon.

Tonggeret dijuluki ‘Vampir Pohon’ karena berperilaku makan dengan cara menghisap zat-zat yang berada di pembuluh ‘xylem’. Saat makan, mulutnya yang menyerupai jarum menusuk kulit pohon. Lewat ‘jarum’ itulah zat makanan ia santap.

Tidak hanya siklus hidup dan cara makan saja yang menarik, serangga ini juga memiliki suara khas dan biasanya menjadi indikator musim kemarau.

Selepas terbangun dari tidur panjang, Tonggeret jantan akan bernyanyi riang. Nyanyian itu dilantunkan untuk menandai wilayah, menghalangi predator, dan tentu saja menarik perhatian betina. Jadi, Tonggeret betina cukup mendengarkan nyanyian pejantan tangguh. Bila suaranya merdu, tinggal mendekat saja ke pejantan!.

Perlu sobat ketahui, suara Tonggeret menjadi inspirasi para Karuhun (orang tua zaman dulu, red) saat menciptakan alat musik Karinding.👌

Pamungkas, bisakah #sobatCiremai menirukan suara Tonggeret yang memekakkan telinga itu?.

So, mari amati setiap keunikan sekitar kita!.

[Teks & Foto © Rofa PEH-BTNGC|032021]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: