Yuk Kenali Cacing Tanah Biar Tak Jijik

Cacing Tanah adalah hewan berbentuk tabung dan tersegmentasi dalam “filum Annelida”. Mereka hidup di tanah dan memakan bahan organik hidup maupun mati.

Cacing Tanah merupakan nama umum untuk anggota terbesar dari “Oligochaeta” yang merupakan kelas atau “upakelas” tergantung pada penulis.

Sistem pencernaan Cacing Tanah berjalan melalui panjang tubuhnya. Ia melakukan respirasi melalui kulitnya.

Hewan licin ini memiliki sistem transportasi ganda terdiri dari cairan selom yang bergerak dalam selom yang berisi cairan dan sistem peredaran darah tertutup sederhana.

Cacing Tanah memiliki sistem saraf pusat dan “perifer”. Sistem saraf pusatnya terdiri dari dua ganglia atas mulut, satu di kedua sisi, terhubung ke tali saraf berlari kembali sepanjang panjangnya ke “neuron” motor dan sel-sel “sensorik” di setiap segmen.

Cacing Tanah ialah makhluk “hermafrodit”. Ya, setiap individu punya dua organ seks pria dan wanita.🤭

Mereka tidak memiliki kerangka internal atau “eksoskeleton”. Tetapi mempertahankan struktur mereka dengan ruang “coelom” cairan yang berfungsi sebagai rangka “hidrostatik”.

Bersama dengan “mikroba”, Cacing Tanah menjadi pengurai jasad yang terdapat di tanah. Karena menjadi pengurai, maka tubuh Cacing Tanah amat kaya protein.👌😁

Nah, bila sobat menggali tanah yang berair lalu terlihat banyak Cacing, berarti tanah itu subur. Ya, Cacing Tanah merupakan salah satu “indikator” kesuburan tanah.

Jadi, Cacing Tanah berperan penting dalam ekosistem. Tanpa cacing, tanaman akan sulit tumbuh dengan baik.

SobatCiremai masih jijik dengan Cacing Tanah?. So, mari kenali lingkungan sekitar kita.

[Teks © Tim Admin, Foto & Image © laillyyainun.wordpress.com-BTNGC | 022021]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: