Balai TNGC Gandeng FMI Latih Pemandu Pendakian Gunung Ciremai


.
Pagi ini (8/6) kami kembali menyusuri jalan pesawahan dan kebun menuju salah satu Base Camp pendakian gunung Ciremai. Kalau beberapa waktu lalu, kami melakukan perjalanan ke Puncak Gunung Ciremai melalui jalur pendakian Apuy untuk kepentingan ‘Virtual Tour’, kali ini kami menapaki Apuy untuk belajar bersama menjadi pemandu pendakian gunung yang profesional.
.
Selama dua hari ini, pemandu jalur pendakian Linggajati, Linggasana, Palutungan, dan Apuy dilatih oleh Federasi Mounteneering Indonesia (FMI) bersama Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) untuk menjadi pemandu yang handal.
.
Materi yang disampaikan yaitu manajemen perjalanan, navigasi darat, pertolongan pertama pada gawat darurat, Search And Rescue (SAR) dan Explorer Search and Rescue (ESAR), botani, zoologi dan jungle survival, serta ‘hospitality manner’ dan pembuatan paket wisata pendakian.
.
Pelatihan dibuka langsung Kepala Balai TNGC, Kuswandono yang didampingi Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah II Majalengka, Jaja Suharja.
.
“Seorang pemandu gunung tidak hanya mendampingi perjalanan menuju puncak gunung, namun juga dapat memberikan edukasi kepada pendaki. Melalui kegiatan ini, diharapkan Pemandu Gunung Ciremai dapat melayani pendaki lebih profesional, tentu dari sisi keilmuan dan ‘performance’,” pesan Kuswandono.
.
Tak hanya diikuti pemandu dari pengelola, namun juga pendamping masing-masing jalur pendakian. Sesuai dengan Keputusan Kepala Balai TNGC, setiap jalur pendakian memiliki supervisor dan pendamping jalur pendakian yang bertujuan untuk mempercepat informasi dan implementasi prosedur pendakian Gunung Ciremai yang telah disahkan Kepala Balai TNGC.
.
Output kegiatan ini adalah sertifikat penilaian dan kartu identitas pemandu gunung Ciremai yang merupakan legalitas mutlak bagi pemandu di gunung Ciremai. Hasil sertifikat penilaian, dapat menjadi pertimbangan untuk pemandu untuk disertifikasi oleh lembaga yang sudah ditunjuk.
.
Pada hari kedua, peserta akan diajak untuk praktek materi yang telah disampaikan. Bagaimana serunya praktek para peserta, pantengin terus ya medsosnya TNGC. Akan banyak hal menarik yang akan didapat para peserta.
.
#sobatCiremai, mendaki gunung bukan perkara mudah, juga bukan perkara sulit. Yang terpenting persiapkan perlengkapan sebaik mungkin, kemantapan fisik dan mental juga penting. Yang tak kalah penting, dengan siapa kita mendaki. Begitu juga menjadi Pemandu Gunung, apabila pemandu melayani sepenuh hati, akan banyak pendaki yang ingin terus dipandu. Ketika hati sudah klik, berapapun biayanya pasti akan dibayar.
.
[Teks & Foto © Urusan Promosi Pemasaran Kehumasan dan Pendakian- BTNGC|062021]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: