Balai TNGC & Pemkab Kuningan Sepakat Kuatkan Fungsi Taman Nasional Melalui Pengembangan Wisata Alam Berbasis Pemberdayaan Masyarakat


.
Senin (12/7/2021) pagi telah dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) dan Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Kuningan tentang Penguatan Fungsi TNGC melalui pengembangan wisata alam berbasis pemberdayaan masyarakat di Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Kuningan untuk jangka waktu 5 tahun sejak 2021 hingga 2026.
.
Penandatanganan PKS Kepala Balai TNGC dan Bupati Kuningan digelar di Ruang Rapat Linggajati yang disaksikan langsung Sekretaria Daerah Kabupaten Kuningan, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, dan Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan serta para pejabat lainya sebagai tamu undangan.
.
Selain itu acara ini disaksikan juga secara virtual via zoom meeting oleh Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam (KSDAE), Sekretaris Ditjen KSDAE, Direktur Pemolaan Informasi Konservasi Alam (PIKA), Kabag Hukum dan Kerjasama Teknik Setditjen KSDAE, Kasubdit Pemanfataan Kawasan Strategis, Kasi Kolaborasi Kawasan Konservasi serta tamu undangan lainnya.
.
“PKS ini merupakan salah satu wujud konkret dari paradigma baru pengelolaan kawasan konservasi yang harus dilakukan secara kolaboratif, salah satunya dengan Pemda setempat. Semua kawasan konservasi termasuk TN di seluruh Indonesia harus melakukan kerjasama dengan semua pihak terkait salah satunya dengan pemerintah daerah. Bahkan harus sampai dengan melibatkan peranserta aktif kelompok masyarakat, misalnya dalam bentuk kemitraan konservasi. Di indonesia kemitraan konservasi berbasis masyarakat yang sekarang sudah berjalan adalah dalam kegiatan pemulihan ekosistem dan pengelolaan objek wisata alam. Dengan adanya kerjasama atau kemitraan maka diharapkan pengelolaan kawasan konservasi akan semakin semakin optimal dengan semakin banyaknya para pihak yang peduli. Di lain pihak manfaat dari keberadaan kawasan konservasi ini akan semakin terdistribusi kepada pihak-pihak terkait secara merata sehingga nilai penting kawasan konservasi semakin terasa,” sambut Dirjen KSDAE.
.
Tidak lupa Dirjen KSDAE mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkab Kuningan yang telah bersedia bekerja bersama-sama dalam pengelolan kawasan konservasi TNGC.
.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Kuningan, Acep Purnama mengucapkan terima kasih kepada Dirjen KSDAE dan juga segenap pegawai Balai TNGC serta SKPD terkait yang telah merampungkan penyusunan dokumen PKS berikut program dan kegiatan yang akan dilakukan dalam 5 tahun ke depan.
.
“Harapannya, kerjasama ini dapat lebih mempercepat terasanya nilai manfaat kawasan TNGC bagi masyarakat dan juga Pemda Kuningan serta semakin memperkuat posisi penting Kuningan yang memilki potensi kekayaan keanekaragaman hayati dan jasa lingkungan sebagai wilayah hulu dari kabupaten lain di bawahnya yakni Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning).
.
Selain PKS, pada saat itu juga dilakukan penandatanganan dokumen Rencana Pelaksanaan Program (RPP) untuk jangka waktu 2021 sampai 2026 dan Rencana Kerja Tahunan (RKT 2021) antara Kepala Balai TNGC dengan pimpinan SKPD terkait yang disaksikan Bupati Kuningan berikut peserta rapat lainnya.
.
“Semoga semua program dan kegiatan yang sudah disusun dan disepakati dalam dokumen PKS, RPP, dan RKT ini dapat berjalan lancar dan sukses,” pungkas dan asa Kepala Balai TNGC, Kuswandono.
.
#sobatCiremai, bagaimana pelaksanaan kerjasama ini?. So, pantengin terus medsos gunung Ciremai.
.
[Teks & Foto © Tim Kerjasama -BTNGC|072021]

Ikuti Kami
%d blogger menyukai ini: