Category Flora & Fauna

Sang Garuda di Taman Nasional Gunung Ciremai

WhatsApp Image 2018-05-19 at 06.18.56

Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) adalah salah satu spesies elang yang endemik di Pulau Jawa (Birdlife Internasional 2012) dan termasuk dalam kategori endangered (terancam punah) dalam daftar IUCN (International Union for Conservation of Nature).  Elang Jawa di Taman Nasional Gunung Ciremai teramati pada kegiatan survey Resor  Kehati  (Keanekaragaman Hayati) yang dilaksanakan di awal  Mei 2018 oleh tim dari Seksi PTN (Pengelolaan Taman Nasional) Wilayah II Majalengka.

More

Musang Langka

Musang Lucy

**Kuningan (14/05/2018)**

Pada suatu malam waktu sekitar jam 19.00 seusai sholat maghrib terdengar suara keributan diatas pohon Parengpeng (Croton argyratus) sontak tim yang sedang beristirahat penglihatannya tertuju pada sumber suara namun tidak melihat apa apa. Pak Aah langsung mengambil kamera didampingi oleh saudara Nasir dan Rosta dengan dibantu senter mendekati sumber suara dan memotret apa yang dilihatnya ternyata ada 2 (dua) ekor hewan sejenis musang yang sedang berkelahi memperebutkan buah Parengpeng (Croton argyratus), tim berjumlah 5 (lima) orang tidak ada satupun yang mengetahuinya karena musang tersebut kurang familiar disamping hasil jepretan yang kurang bagus karena malam.    

More

Inventarisasi Potensi Kawasan TNGC

thumbnail 2- gunung ciremai -

**Kuningan (03/05/18)**

Inventarisasi Potensi Kawasan (IPK) TNGC dilakukan secara periodik setiap 10 tahun. Ini adalah kegiatan kedua pasca tahun 2008 lalu. IPK dilaksanakan di 2 (dua) wilayah kerja Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) yaitu SPTN I Kuningan dan SPTN II Majalengka. Ya, IPK dilakukan nyaris di seluruh blok dalam kawasan TNGC yang berlangsung selama ± 1 (satu) bulan yakni mulai akhir bulan April hingga akhir bulan Mei 2018.

More

Workshop Pengembangan Strategi Monitoring Populasi Macan Tutul Jawa di Taman Nasional Gunung Ciremai

WhatsApp Image 2017-12-12 at 09.19.34

*KUNINGAN*11/12/2017

Selama rentang tahun 2008 – 2017, Balai Taman Nasional Gunung Ciremai telah melaksanakan kegiatan rutin berupa monitoring populasi Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas) di beberapa blok dalam kawasan TNGC (Taman Nasional Gunung Ciremai, red) yang berdasarkan informasi dari masyarakat sekitar kerap dijumpai tanda-tanda kehadiran Matul (Macan Tutul, red). Menurut informasi masyarakat sekitar yang berhasil dihimpun, tanda-tanda itu diantaranya berupa cakaran pada pohon, jejak kaki pada tanah, feses dan suara auman. Kemudian informasi tersebut divalidasi dan dipasangi kamera jebakan (camera trap, red) oleh petugas PEH (Pengendali Ekosistem Hutan, red).

More

Translokasi Ikan Dewa Ke Taman Nasional Gunung Ciremai

WhatsApp Image 2017-09-07 at 08.10.23

Oleh : PEH (Pengendali Ekosistem Hutan) SPTN Wilayah I Kuningan

Dalam rangka pembinaan populasi Ikan Dewa/Tor Soro (Labeobarbus douronensis)  Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) bekerjasama dengan Balai ...

More

Burung Garuda di Taman Nasional Gunung Ciremai Bertambah

WhatsApp Image 2017-09-07 at 08.09.08

Tim monitoring Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) yang terdiri dari Iwan Sunandi, S.Hut., Ahmad Fuad, S.Hut...

More

Ayo Ikut Monitoring Populasi dan Habitat Macan Tutul Jawa bersama PEH

WhatsApp Image 2017-08-10 at 13.08.44

oleh : Idin Abidin, S.Hut (PEH Pertama)

Salah satu spesies kunci di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) adalah jenis mamalia yaitu Macan Tutul (Panthera pardus melas)...

More

Edukasi Burung Migran Kepada Siswa Sejak Dini

Oleh : Kelompok Studi Konservasi Fahutan UNIKU

 foto-1

Minggu 16 Oktober 2016 Kelompok Studi Konservasi Fakultas Kehutanan UNIKU mengadakan kembali kegiatan monitoring burung migran yang disertai dengan sosialisasi kepada siswa pecinta alam dan sekolah dasar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang burung migran terutama jenis Raptor (Elang) kepada siswa sekolah dasar sejak dini mengingat Elang merupakan top predator dalam rantai makanan sekaligus sebagai penyeimbang lingkungan sehingga perlu dilestarikan. Menurut Alfin koordinator kegiatan ini, menerangkan bahwa hilangnya Elang di sekitar kita, menandakan bahwa lingkungan tersebut sudah mulai rusak.

More

Siswa Sekolah Belajar Mengamati Migrasi Raptor Bersama Kelompok Studi Konservasi Fakultas Kehutanan UNIKU

Oleh : Opik, Amellya, Adreansyah, Faisal, Deni

 Pada hari Minggu 9 Okterber 2016, nampak keramaian di sekitar Batu Luhur Kabupaten Kuningan. Lokasi destinasi wisata yang memiliki pemandangan menarik dengan atraksi hamparan bebatuan vulkanik purba ini, senantiasa dikunjungi oleh masyarakat terutama hari libur (minggu). Namun keramaian kali ini bukan disebabkan wisatawan tapi oleh sekumpulan anak-anak muda siswa sekolah dan mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Kuningan. Sejak pukul 8.00 WIB mereka telah berkumpul untuk menyaksikan “segerombolan” burung pemangsa migran dari berbagai Negara. Kelompok Studi Konservasi (KSK) Fahutan UNIKU sebagai koordinator kegiatan menjelaskan bahwa kegiatan Monitoring Migrasi Raptor adalah perpaduan kegiatan edukasi dan wisata minat khusus. Edukasi ditekankan pada advokasi dan sosialisasi tentang peran Raptor (burung pemangsa) dalam ekosistem serta bagaiman kita peduli terhadapnya. Sedangkan kegiatan Monitoring Migrasi Raptor dapat disebut sebagai wisata minat khusus karena momen untuk melihat segerombolan  burung migran adalah momen langka hanya terjadi dua tahun sekali (arus datang dan arus balik).

p-idin-copy-1

 Proses edukasi mengenai Burung Raptor

More

Balai TN Gunung Ciremai Luncurkan Stasiun Penelitian Keanekaragaman Hayati

a

(Kuningan, 30/05/2016)

Untuk mendukung program pengelolaan keanekaragaman hayati di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai, Balai TNGC bekerjasama dengan PT. Pertamina EP Jatibarang Field dan Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB) membangun infrastruktur Stasiun Penelitian Keanegaragaman Hayati di Blok Bintangot.  Stasiun ini diresmikan pada tanggal 30 Mei 2016 dengan prasasti yang ditandatangani oleh Dr. Ir. Novianto Bambang W, M.Si selaku Sekretaris Ditjen KSDAE Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Martinus Barus selaku Pjs. Asset 3 General Manager PT. Pertamina EP Jatibarang  Field serta Dr. Ir. Rinekso Soekmadi, M.Sc selaku Dekan Fakultas IPB.

More