SIMAKSI

SIMAKSI

(Surat Izin Memasuki Kawasan Konservasi)

Dasar :

1.Peraturan Pemerintah Nomor P.12 tahun 2014 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kementerian Kehutanan;

2.Peraturan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor: P. 38/Menhut-II/2014 tentang Tata Cara dan Persyaratan Kegiatan Tertentu Pengenaan Tarif Rp. 0,00 (Nol Rupiah) di Kawasan Suaka Alam, Kawasan Pelestarian Alam, Taman Buru dan Hutan Alam;

3.Peraturan Direktur Jenderal PHKA Nomor P.7/IV-Set/2011 tentang Izin Masuk Kawasan Suaka Alam, Kawasan Pelestarian Alam dan Taman Buru;

Persyaratan :

1. Surat dari Instansi/Lembaga/Organisasi

2. Proposal Kegiatan

3. Siap melakukan presentase kegiatan

4. Foto copi identitas Pemegang SIMAKSI

5. Meterai 6000

*)Surat dan Proposal dapat dikirimkan melalui jasa pengiriman atau ke email btn_gciremai@ymail.com

 

Jenis Kegiatan yang dapat menggunakan SIMAKSI :

1. Penitian

2. Kegiatan Lapangan : DIKLATSAR, Lomba Lintas Alam, Out Bond

 

Ketentuan yang terdapat pada formulir SIMAKSI :

  1. Sebelum memasuki lokasi wajib melapor kepada Kepala Resort Balai Taman Nasional Gunung Ciremai setempat;
  2. Didampingi Petugas dari Resort/ Balai Taman Nasional Gunung Ciremai setempat dengan beban tanggungjawab dari Pemegang SIMAKSI;
  3. Bagi Pemegang SIMAKSI yang melakukan penelitian wajib menyerahkan hardcopy dan softcopy hasil penelitiannya kepada Balai Taman Nasional Gunung Ciremai apabila telah selesai disusun;
  4. Segala resiko dan kerusakan yang terjadi dan timbul pada kawasan konservasi sebagai akibat dari kegiatan yang dilaksanakan menjadi tanggungjawab Pemegang SIMAKSI;
  5. Komersialisasi hasil kegiatan penelitian (penggandaan buku hasil penelitian yang dijual kepada umum) harus seizin instansi yang berwenang dan wajib menyetor hasil komersialisasi kepada negara yang besarnya sesuai ketentuan yang berlaku melalui rekening kas negara pada bank-bank pemerintah;
  6. Khusus untuk kegiatan pembuatan sinetron/film/video/foto wajib memuat tulisan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem serta Logo Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan;
  7. Mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, diantaranya :
  • Dilarang memotong, merusak atau memindahkan tumbuhan dari kawasan ini ke tempat lain;
  • Dilarang membawa senjata api, senapan angin dan alat perburuan lainnya;
  • Dilarang mengotori batu-batu, goa-goa, pohon-pohon dan sebagainya dengan cat dan ukiran, mengganggu dan menangkap satwa liar, demikian pula membuang sampah dan sebagainya disembarang tempat serta menggunakan bahan peledak dan asap;
  • Dilarang berkemah tanpa izin dan menyalakan api yang sekiranya akan menimbulkan bahaya kebakaran hutan;
  • Dilarang mengambil spesimen baik flora maupun fauna termasuk mikroorganisme;

8. SIMAKSI ini sewaktu-waktu dapat dicabut tanpa memperhatikan masa berlakunya apabila Pemegang SIMAKSI tidak mematuhi atau melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

9. SIMAKSI ini tidak menggugurkan pembayaran tiket masuk obyek wisata di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai dan biaya lainnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

*)Khusus untuk pengambilan specimen/sampel flora dan fauna wajib menggunakan Berita Acara

Contac Person :

Nova Indri Hapsari, S.Hut, M.Si : 081 328 415 582

Endang Kosasih, SP : 081 563 964 821

bagan simaksi copy b