ciremai tagged posts

Berbagi Bersama Menjelang Ramadhan

IMG_857 3 web

**Kuningan (26/05/2017)**

Menjelang bulan ramadhan ada kebiasaan unik yang rutin dilakukan oleh masyarakat muslim indonesia yaitu membersihkan diri dengan cara saling meminta maaf, makan-makan dengan sanak sauda...

More

Eco-Religi Tour & Cucurak Fahutan 80 IPB

IMG_8506 web

**Kuningan (20/05/2017)**

Akhir pekan lalu sejumlah alumni dari Fakultas Kehutanan Angkatan Tahun 1980-an IPB (Institut Pertanian Bogor) menyerahkan seperangkat lampu led hemat energi tenaga surya atau solar sel...

More

Kunjungan Kerja Sekretaris Jenderal KLHK

WhatsApp Image 2017-05-12 at 14.36.07 111

oleh : San Andre Jatmiko, S.Hut (Kepala SPTN Wil. I Kuningan)

Pada hari Kamis, 11 Mei 2017 berlokasi di Obyek Wisata Batuluhur Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) di Desa Padabenghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan telah mendapatkan kunjungan kerja rombongan Ditjen Konservasi Sumberdaya Alam & Ekosistem (KSDAE).  Rombongan kunjungan kerja tersebut di pimpin oleh Sekretaris Jenderal KLHK yang sekaligus merangkap sebagai Plt Dirjen KSDAE Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan Bapak Dr. Ir. Bambang Hendroyono, MM.

More

30 Kukang Hasil Sitaan Dilepas di Gunung Ciremai

Oleh: Nuryaman
11 Mei, 2017 – 19:44
kukang

Lepas Kukang/NURYAMAN/PR
Pelepasliaran kukang di Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Kamis 11 Mei 2017...
More

Kunjungan Kerja Balai TN Tesso Nilo

WhatsApp Image 2017-04-29 at 09.29.07

Kunjungan kerja Balai TN Tesso Nilo ke kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai dalam rangka studi banding pengelolaan dengan membawa 15 orang pegawainya yang terdiri dari petugas lapangan Polhut, PEH dan Penyuluh ...

More

Prakiraan Awal Musim Kemarau di Pulau Jawa 2017

pch.bulan.1.cond1

Wilayah Indonesia berada pada posisi strategis, terletak di daerah tropis, diantara Benua Asia dan Australia, diantara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia, serta dilalui garis katulistiwa, terdiri dari pulau da...

More

100 Hari Pertama di Tahun 2017

edanDi tahun yang baru ada harapan yang dibawa tahun sebelumnya yang belum sempat dituntaskan dalam pengelolaan kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai. BTNGC terus menata dirinya untuk menciptakan image pengelolaan kawasan taman nasional berkedaulatan rakyat terutama dari optimalisasi pemanfaatan potensi keanekaragaman hayati menjadi atraksi wisata alam yang layak dan patut untuk dinikmati oleh berbagai kalangan lapisan masyarakat.

More

Edukasi Burung Migran Kepada Siswa Sejak Dini

Oleh : Kelompok Studi Konservasi Fahutan UNIKU

 foto-1

Minggu 16 Oktober 2016 Kelompok Studi Konservasi Fakultas Kehutanan UNIKU mengadakan kembali kegiatan monitoring burung migran yang disertai dengan sosialisasi kepada siswa pecinta alam dan sekolah dasar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang burung migran terutama jenis Raptor (Elang) kepada siswa sekolah dasar sejak dini mengingat Elang merupakan top predator dalam rantai makanan sekaligus sebagai penyeimbang lingkungan sehingga perlu dilestarikan. Menurut Alfin koordinator kegiatan ini, menerangkan bahwa hilangnya Elang di sekitar kita, menandakan bahwa lingkungan tersebut sudah mulai rusak.

More

MONITORING SUMBERDAYA AIR DI KAWASAN TAMAN NASIONAL GUNUNG CIREMAI

OLEH PEH BALAI TNGC

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1.      Latar Belakang

Salah satu jasa lingkungan terpenting dari kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) adalah air, yang merupakan output dari fungsi ekologi kawasan dan dimanfaatkan langsung oleh masyarakat sekitarnya.  Air di kawasan TNGC berguna langsung sebagai air konsumsi dan keperluan rumah tangga serta menghasilkan barang dan jasa dalam bentuk industri air bersih yang dikelola secara komersial oleh beberapa badan usaha di daerah sekitar kawasan.

Pemanfaatan air di kawasan TNGC perlu mendapat perhatian karena hal ini merupakan “core bussines” kawasan selain wisata dan panas bumi dan menyangkut hajat hidup masyarakat luas. Potensi sumber mata air yang ada di kawasan TNGC menjadikan gunung ciremai sebagai salah satu “menara air” yang potensial di Jawa Barat. Fungsi hidrologis kawasan sebagai suplai air bersih dan pengatur tata air bagai masyarakat di 5 wilayah administratif yaitu Kuningan, Majalengka, Cirebon, Indramayu, dan  Brebes.

Seiring dengan meningkatnya pertambahan penduduk dan berbagai jenis usaha masyarakat disekitar kawasan konservasi maka pemanfaatan air dari dalam kawasan cenderung meningkat, seperti halnya di sekitar kawasan TNGC. Berkenaan dengan semakin berkembangnya model pemanfaatan air di kawasan konservasi tersebut maka diterbitkan Peraturan Menteri Kehutanan No. 64/Menhut-II/2013 tentang Pemanfaatan Air dan Energi Air di Suaka Margasatwa, Taman Nasional, Taman Hutan Raya dan Taman Wisata Alam. Salah satu amanat peraturan tersebut adalah tersedianya data sumber air di dalam kawasan baik yang sudah dimanfaatkan ataupun belum, dan data tersebut harus di monitoring secara periodik. Untuk itu sebagai tindak lanjut dari kegiatan monitoring sumber air sebelumnya dan menjalankan amanat peraturan di atas, maka tahun ini dilakukan kegiatan monitoring potensi sumberdaya air lingkup kawasan TNGC.

More

Dirgahayu TNGC

hut-tngc-2016-copy-oke-wa

More